Berita Pesawat Tempur Thailand Jatuh, Dua Pilot Tewas

by
Berita Pesawat Tempur Thailand Jatuh, Dua Pilot Tewas


Jakarta, Pahami.id

Angkatan Udara Kerajaan Thailand (Angkatan Udara Kerajaan Thailand/RTAF) melaporkan sebuah pesawat tempur AT-6 jatuh saat pelatihan penerbangan di distrik Jom Thong, Chiang Mai, Kamis (29/1).

RTAF menyebutkan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 10.30 di Kampung Ban Huay Fang.


Tim SAR dari Thewarit Songtham Foundation, Nattanon Metula mengatakan, petugas penyelamat mendapat kabar dari Pusat Komando Mitigasi dan Pencegahan Bencana mengenai jatuhnya AT-6 pada pukul 10.48 waktu setempat.

Saat itu, tim SAR mendapat laporan adanya kecelakaan di Ban Duai Muang Fang Sai, Mae Soi, distrik Chom Thong, Chiang Mai.

Saat tim tiba di lokasi, pesawat sudah seluruhnya dilalap api. Puing-puing pesawat berserakan sekitar 20 meter dari reruntuhan.

Lokasi kejadian berada di hutan dengan tebing sedalam 10 meter dan hanya berjarak satu kilometer dari jalan raya.

Namun lokasi ini hanya bisa dicapai dengan berjalan kaki karena medan yang terjal.

[Gambas:Video CNN]

Dikutip Selat TimesRTAF telah mengirimkan tim untuk menyelidiki kecelakaan tersebut. Tim penyelamat RTAF juga telah tiba di lokasi kejadian.

Salah satu saksi, Rattanamongkol Phattanakiatchiwin mengaku menyaksikan momen jatuhnya pesawat.

Phattanakiatchiwin mengatakan dia sedang menyiram kebun sayurnya ketika dia mendengar sebuah pesawat mendekat di atas.

Ketika dia melihat ke atas, dia melihat pesawat itu menukik tajam dengan hidung mengarah ke tanah.

Tak lama kemudian, ia mendengar dua kali ledakan meski jaraknya lebih dari satu kilometer dari lokasi kecelakaan.

Tentang pesawat terbang

RTAF hanya melaporkan bahwa pesawat yang jatuh adalah AT-6TH. Namun berdasarkan data, pernyataan RTAF merujuk pada pesawat serang Wolverine AT-6TH.

RTAF memiliki enam Wolverine AT-6TH yang dirancang untuk misi penyerangan. Keenam pesawat tersebut berpangkalan di Pangkalan Udara Kamphaeng Saen.

Pesawat ini merupakan bagian dari Skuadron 411, Sayap 41 yang berpangkalan di Chiang Mai.

(rds/bac)