Berita Pencarian Korban Hilang Longsor Selandia Baru Terkendala Kondisi Medan

by
Berita Pencarian Korban Hilang Longsor Selandia Baru Terkendala Kondisi Medan


Jakarta, Pahami.id

Hasilnya, enam orang hilang tanah longsor di area perkemahan di Pulau Utara Selandia Baru, Sabtu (24/1), terkendala medan.

Longsor terjadi pada Kamis (22/1) di Gunung Maunganui di pesisir timur pulau tersebut setelah hujan deras. Longsor tersebut menyebabkan tanah dan puing-puing berjatuhan di kawasan yang terletak di kota Tauranga.


Pasca longsor terjadi, seperti dilansir Reuters, sejumlah orang dinyatakan hilang, termasuk dua remaja. Namun tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Selandia Baru mengatakan pada Sabtu (24/1) bahwa petugas penyelamat dibantu alat berat masih berusaha membersihkan puing-puing di lokasi.

“Personel belum melakukan pencarian di area tersebut sejak saat itu demi keselamatan mereka sendiri, namun area tersebut terus diperiksa ulang,” kata petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Megan Stifler.

Namun, perkiraan hujan deras di wilayah tersebut hari ini diperkirakan akan menimbulkan tantangan lebih lanjut bagi tim penyelamat, termasuk “terpaksa mundur dari area longsor demi keselamatan.”

Pihak berwenang pada Jumat (23/1) mengatakan upaya penyelamatan bisa memakan waktu beberapa hari karena skala tanah longsor dan risiko di lokasi.

Tidak ada tanda-tanda kehidupan yang terdeteksi dari reruntuhan sejak tim penyelamat pertama kali mendengar suara tersebut pada Kamis (22/1). Polisi menyebutkan korban termuda yang hilang berusia 15 tahun.

Perdana Menteri Selandia Baru Christopher Luxon mengunjungi lokasi tersebut pada Jumat (23/1) dan bertemu dengan keluarga korban.

“Mereka sangat berduka, dan saya tahu Selandia Baru juga ikut berduka bersama mereka,” katanya.

Hujan deras minggu ini memicu tanah longsor lagi di pinggiran Papamoa di sebelah lokasi perkemahan dan menewaskan dua orang.

(Reuters)