Berita Penampakan Foto Pangeran Andrew & Wanita di Lantai dalam File Epstein

by
Berita Penampakan Foto Pangeran Andrew & Wanita di Lantai dalam File Epstein


Jakarta, Pahami.id

Pangeran Andrew dari Inggris sekali lagi terperangkap dalam jutaan file yang melibatkan kejahatan seksual dan pedofilia Jeffrey Epstein yang baru-baru ini diungkap Departemen Kehakiman Amerika Serikat pada Jumat (30/1).

Beberapa gambar tampak menunjukkan mantan Pangeran Inggris itu merangkak, bersandar ke arah seorang wanita atau gadis yang tergeletak di lantai.


Pembebasan ini meningkatkan tekanan politik terhadap keluarga kerajaan yang dipermalukan. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer angkat bicara dan menekan Andrew Mountbatten-Windsor, nama yang sekarang dia gunakan, untuk bersaksi di depan Kongres AS mengenai hubungannya dengan Epstein.

“Korban Epstein harus menjadi prioritas,” kata Starmer kepada wartawan saat berkunjung ke Jepang pada hari Sabtu.

Dia menambahkan, “Anda tidak bisa mengklaim diri Anda berpusat pada korban jika Anda tidak bersedia.”

Dalam salah satu gambar tak bertanggal, terlihat Pangeran Andrew menatap langsung ke kamera sambil bersandar pada sosok wanita muda berpakaian lengkap dan berwajah bertopeng.

Foto lainnya memperlihatkan tangan Andrew diletakkan di atas perut orang yang sama. Di latar belakang, terlihat orang tak dikenal lainnya sedang menyandarkan kakinya di atas meja dengan tumpukan handuk.

Tidak jelas kapan dan di mana foto itu diambil. Tidak ada deskripsi atau konteks yang disertakan dalam keluaran dokumen.

Dokumen terbaru Epstein juga mencakup pertukaran email antara Epstein dan Andrew pada Agustus 2010, di mana Epstein mengundang bangsawan wanita tersebut untuk bertemu dengan seorang “teman” saat makan malam di London.

Pada saat itu, Andrew menjawab bahwa dia “akan senang bertemu dengannya” dan meminta Epstein untuk memberikan rincian kontaknya kepada wanita tersebut. Epstein kemudian menggambarkan wanita tersebut sebagai seorang warga Rusia berusia 26 tahun yang “pintar, cantik, dapat dipercaya,” dan mengonfirmasi bahwa dia telah menerima alamat email Andrew.

Pesan itu dikirim dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan meminta layanan seksual dari anak di bawah umur. Lebih dari sebulan kemudian, dalam rangkaian email lainnya, Epstein dan Andrew membuat rencana untuk bertemu di London.

[Gambas:Video CNN]

Andrew juga menyarankan untuk makan malam di Istana Buckingham agar mereka memiliki “privasi yang banyak”. Epstein menulis bahwa keduanya akan “membutuhkan/memiliki waktu pribadi”.

Meski kemunculan rangkaian foto dan email ini sangat meresahkan, namun pihak berwenang AS menilai baik foto maupun email tersebut tidak menunjukkan adanya pelanggaran hukum. CNN Saya telah mencoba menghubungi Andrew untuk mendapatkan jawaban.

Andrew selalu membantah semua tuduhan terhadap dirinya dan menegaskan bahwa dia tidak pernah menyaksikan atau mencurigai perilaku apa pun yang dituduhkan kepada Epstein. Dalam sebuah wawancara BBC pada tahun 2019 yang kemudian menjadi kontroversial, dia mengatakan bahwa dia telah memutuskan semua hubungan dengan Epstein pada tahun 2010.

Sejak namanya terseret ke dalam hubungan dengan Epstein hingga dimasukkan dalam dokumen yang diungkapkan pihak berwenang, Andrew terus-menerus berada di bawah tekanan yang akhirnya mendorong Raja Charles untuk mencabut gelar “pangeran” saudaranya dan mengusirnya dari kediamannya di Windsor dalam sebuah tindakan yang luar biasa tahun lalu.

Istana Buckingham tidak mengeluarkan pernyataan baru saat dihubungi CNN pada hari Sabtu. Istana hanya merujuk pada pernyataan pada Oktober 2025 yang menjelaskan keputusan Raja Charles untuk mencabut gaya pidato, gelar, dan kehormatan Andrew.

(rds)