Pemerintah Republik Dominika membakar 2,5 ton obat-obatan yang disita pada Kamis (26/2) dari operasi penyitaan di seluruh negeri.
Operasi tersebut dilakukan di markas Brigade Infanteri 1 TNI Angkatan Darat.
Pemerintah mengatakan obat-obatan yang disita sebagian besar berasal dari provinsi Peravia dan Santo Domingo.
Lembaga forensik setempat menyatakan telah memusnahkan lebih dari 6 ton narkoba sepanjang tahun 2026.

