Berita Pasutri di Tangerang Hipnotis Pedagang Emas, 200 Gram Dibawa Kabur

by
Berita Pasutri di Tangerang Hipnotis Pedagang Emas, 200 Gram Dibawa Kabur


Tanggerang, Pahami.id

Dugaan penipuan dengan modus operandi hipnose menimbulkan keributan di kalangan pedagang di Pasar Jatiuwung, Kota tangerang.

Seorang wanita lanjut usia diamankan warga setelah diduga bekerja sama dengan suaminya untuk mencuri perhiasan emas seberat 200 gram dengan menggunakan tumpukan potongan karton yang menyerupai uang.

Peristiwa ini terjadi di Kedai Emas Benua Jaya. Pelaku yang merupakan suami istri melakukan transaksi pembelian emas secara besar-besaran dengan nilai hampir Rp 500 juta.


Kejadian pada Kamis (5/2) itu bermula saat pasangan tersebut datang ke toko dan menyatakan niatnya membeli emas murni seberat 200 gram. Untuk meyakinkan korban, pelaku membawa kantong plastik yang diklaim berisi setumpuk uang tunai.

Namun, ada perilaku aneh yang kemudian disadari oleh pemilik toko. Pelaku melarang pemilik toko membuka kantong plastik tersebut dengan alasan uang di dalamnya tidak cukup dan sang suami harus pulang terlebih dahulu untuk mengambil sisa pembayaran.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (6/2), Kedai Emas Benua yang menjadi lokasi dugaan penipuan dengan modus hipnosis tidak beroperasi.

“Dia mengaku uang yang ada di dalam kantong plastik itu hanya separuhnya, namun masih belum bisa dibuka. Anehnya, pemilik toko tampak terpesona, terus percaya dan menyerahkan emas seberat 200 gram beserta surat kepada suaminya,” kata Jepri, seorang pedagang pakaian yang berada di lokasi saat ditemui awak media.

Kecurigaan mulai muncul ketika suami yang membawa emas tersebut tidak kembali ke toko. Merasa ada yang tidak beres, pemilik toko akhirnya berani membuka kantong plastik sisa jaminannya.

Alangkah terkejutnya korban ketika mengetahui dari empat tumpukan benda yang diduga uang, hanya lembaran paling atas yang merupakan uang asli. Sisanya hanyalah selembar karton yang dipotong rapi seukuran uang kertas.

“Saat saya buka, baru sadar. Ternyata itu semua karton, ada empat bungkusan. Padahal orang sekitar saya lihat itu uang asli semua,” tambah Jepri.

Sadar menjadi korban penipuan, pedagang pasar langsung menangkap wanita lansia yang masih berada di lokasi.

Saat ini pelaku berjenis kelamin perempuan telah diserahkan ke Polsek Jatiuwung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polsek Jatiuwung masih belum bersedia dimintai keterangan dengan alasan kini mengejar suami yang sudah diketahui identitasnya.

(Kamis/Senin)