Berita Menlu soal Anak WNI Dukung ISIS di Yordania: Sudah Beri Pendampingan

by
Berita Menlu soal Anak WNI Dukung ISIS di Yordania: Sudah Beri Pendampingan


Jakarta, Pahami.id

Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono juga berbicara setelah polisi Yordania menahan seorang anak warga negara Indonesia (WNI) berinisial KL karena diduga memberikan tunjangan ISIS.

Sugiono menyampaikan kesan tersebut kepada awak media di Gedung Palapa Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Rabu (14/1).


“Dari awal kami memberikan bantuan, akhirnya kami diberi izin untuk mengunjungi orang-orang yang terlibat dalam tahanan remaja,” ujarnya.

Sugiono menegaskan, Kementerian akan terus memberikan bantuan kepada KL apalagi ia masih di bawah umur.

“Kami juga akan terus berupaya memberikan bantuan dan perlindungan karena yang terlibat masih di bawah umur. Namun kasus ini juga akan kami evaluasi lebih komprehensif,” ujarnya.

Pekan lalu, Plt Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman mendapat laporan bahwa putra salah satu WNI tersebut ditahan polisi Yordania pada 19 Mei.

“KL ditangkap karena diduga terlibat aktivitas online yang menunjukkan dukungan terhadap ISIS,” kata Heni.

Heni kemudian mengatakan, proses KL sudah mulai dilanjutkan. Pemerintah pusat dan KBRI Aman memastikan proses legislasi dilakukan dengan mengedepankan prinsip-prinsip yang tepat.

Heni juga mengatakan, pemerintah telah berkomunikasi melalui Kementerian Luar Negeri Yordania dan Kedutaan Besar Yordania di Jakarta.

Dan pertemuan dengan pihak berwenang di pusat dan di perwakilan juga telah dilakukan untuk memastikan akses bantuan hukum dan pengobatan sesuai dengan status KL sebagai anak, ujarnya.

(isa/rds)