Berita Menlu AS Berkelit Ditanya DPR AS Apakah Israel Punya Nuklir atau Tidak

by
Berita Menlu AS Berkelit Ditanya DPR AS Apakah Israel Punya Nuklir atau Tidak


Jakarta, Pahami.id

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengelak ketika ditanya apakah Israel memiliki senjata nuklir atau tidak.

Dalam pertemuan dengan Komite Luar Negeri Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rubio ditanya apakah Israel pernah memiliki senjata nuklir. Pertanyaan ini ditanyakan oleh Anggota Kongres Joaquin Castro.


Mendengar pertanyaan tersebut, Rubio mengatakan topik ini perlu disikapi secara hati-hati dan lebih cocok dibicarakan secara pribadi.

“Sebelum berbicara terus terang, saya rasa sebagian besar dunia mengira mereka mengidapnya. Tapi mereka tidak pernah mengakuinya secara terbuka,” kata Rubio, Rabu (3/6), seperti dikutip Agensi Anadolu.

Rubio mengakui bahwa menghindari diskusi mengenai senjata nuklir Israel adalah “ciri” kebijakan luar negeri AS. Selama beberapa dekade, isu nuklir Israel telah menjadi hal yang tabu dalam politik AS.

Castro mendesak Rubio menjawab pertanyaannya karena posisi AS saat ini yang sedang berperang dengan Israel melawan Iran.

“Jika mereka punya senjata nuklir…kita tidak tahu apa batasan mereka dalam menggunakannya,” kata Castro.

“Saya agak terkejut bahwa pemerintah kita tidak melakukan upaya untuk mengetahui, memahami, dan kemudian memberikan informasi yang dibutuhkan badan pengatur kita untuk mengambil keputusan tentang perang,” lanjutnya.

Saat didesak, Rubio mengalah dan bersedia menjawab, namun dalam format rahasia.

“Hal ini memerlukan tindakan penyeimbangan yang hati-hati antara berbagai kepentingan, namun saya pikir Anda mungkin bisa mendapatkan jawaban yang lebih lengkap jika kita membicarakannya dalam konteks yang berbeda,” kata Rubio.

Israel secara luas diyakini memiliki senjata nuklir. Namun, Israel bukan salah satu pihak yang menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Meski belum pernah diakui secara resmi, beberapa pejabat Israel telah mengemukakan kemungkinan penggunaan senjata pemusnah massal dalam konflik tersebut.

Pada November 2023, Menteri Warisan Budaya Israel, Amichai Eliyahu, mengatakan menjatuhkan bom nuklir di Jalur Gaza, Palestina, adalah “sebuah pilihan”.

Anggota Kongres AS Randy Fine juga menyatakan tahun lalu bahwa Israel dapat menggunakan senjata nuklir untuk mendapatkan “penyerahan tanpa syarat” dari Palestina.

“Kami dua kali mengebom Jepang dengan senjata nuklir untuk mendapatkan penyerahan tanpa syarat. Hal yang sama harus terjadi di sini,” kata Fine seperti dikutip Al Jazeera.

(blq/rds)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google