Makassar, Pahami.id –
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar Kunjungi Makassar House of Public Relations Home, muh. Akbar Basri (Abay) yang meninggal DPRD membangun api Selama demonstrasi pada hari Jumat (29/8).
Nasaruddin memberikan doa bahwa almarhum akan memiliki tempat terbaik sebelum Allah Yang Mahakuasa.
“Saya pribadi dan pada saat yang sama oleh Presiden Prabowo menyatakan belasungkawa terdalamnya kepada keluarga almarhum.
Nasaruddin menyarankan bahwa peristiwa belasungkawa ini adalah pelajaran yang berharga bagi negara.
“Peristiwa sederhana seperti ini tidak akan pernah terjadi lagi di masa depan. Mari kita lakukan semua ini sebagai pembelajaran untuk meningkatkan kedewasaan negara kita dan kehidupan negara kita,” katanya.
Nasaruddin mengatakan demonstrasi adalah hak rakyat, tetapi harus dilakukan dengan cara yang damai.
“Menyampaikan aspirasi adalah hak demokratis. Para pemimpin agama, mari kita mendesak masyarakat untuk memberikan tanpa akting,” katanya.
Dia juga mengimbau publik untuk mengekspresikan pendapat mereka secara umum sesuai dengan aturan.
Nasaruddin juga mengunjungi tiga korban yang terluka yang masih pasien di Rumah Sakit Greesteline dan menyerahkan beberapa bantuan sosial.
Kantor DPRD dibakar oleh sekelompok orang asing pada hari Jumat (29/8). Dalam insiden itu, menurut data dari Makassar BPBD tiga orang tewas, Sarinawati (26), Syaful (43) dan Abay dan 2 terluka parah dan 3 cedera sedang.
Insiden itu dimulai ketika sebuah kelompok yang tidak dikenal di depan kantor DPRD Makassar menghancurkan dan membakar beberapa kendaraan di depan kantor ketika anggota dewan mengadakan pertemuan pleno dengan kepemimpinan pemerintah Makassar.
(FRA/MIR/FRA)