Berita KBRI dan Kemlu Pulangkan Jenazah WNI Meninggal di Kamboja

by
Berita KBRI dan Kemlu Pulangkan Jenazah WNI Meninggal di Kamboja


Jakarta, Pahami.id

Kedutaan Besar dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengembalikan mayat rakyat Indonesia yang meninggal di Phnom Penh, Kamboja.

Mayat Indonesia atas nama Nazwa Aliya (NA) dikirim dari Phnom Penh pada hari Sabtu (30/8) waktu setempat.


Menurut pernyataan formal dari rumah sakit dan polisi Kamboja, warga Indonesia dari Deli Serdang, Sumatra Utara meninggal pada 12 Agustus 2024 di Siem merujuk pada rumah sakit hepatitis beracun (gagal hati) karena overdosis paracetamol.

“NA telah berada di Siem Reap sejak 30 Mei 2025 dan tinggal bersama kenalan lama dari keluarga yang relevan.

“Orang yang dimaksud tidak berhasil saat berada di Kamboja. Tidak ada indikasi bahwa NA adalah korban TPPO (perdagangan manusia dalam perdagangan),” kata pernyataan itu.

Kedutaan besar Indonesia kemudian menyatakan bahwa NA mengakui bahwa ia telah meninggalkan Indonesia untuk keinginannya sendiri untuk masalah keluarga ketika dihubungi oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia pada 31 Mei 2025.

“Dia juga melaporkan bahwa dia bebas untuk pindah dan berkomunikasi. Ketika ditawari untuk menengah dengan keluarganya, Na menolak dan meminta pemerintah untuk menghormati pilihannya sebagai orang dewasa yang bepergian secara hukum,” kata kedutaan Indonesia.

“Pada 12 Agustus 2025 Kementerian Luar Negeri Indonesia mengunjungi rumah NA di Deli Serdang untuk menyampaikan kesedihan dan menjelaskan langkah -langkah yang akan ditangani.

Mayat NA akan tiba di Bandara Kuala Namu pada hari Minggu (8/31) WIB dan akan diserahkan oleh Kementerian Luar Negeri Indonesia kepada keluarga.

(BAC)