Jakarta, Pahami.id —
Melinda Perancis buka suara setelah nama mantan suaminya yang juga pendiri Microsoft Bill Gates tercatat dalam dokumen kasus predator seksual Jeffrey Epstein.
Hal tersebut disampaikan Melinda saat diwawancarai NPR dan dirilis pada Rabu (4/2). Ia mengaku kerap merasa kesulitan karena dokumen tersebut mengingatkannya pada kenangan buruk.
“Bagi saya pribadi, sulit setiap kali detailnya keluar,” ujarnya seperti dikutip ABC.
Karena mengingatkan kembali kenangan masa-masa yang sangat-sangat menyakitkan dalam pernikahan saya, tambah Melinda.
Dalam kesempatan terpisah, Melinda pernah mengatakan bahwa hubungan Bill Gates dengan Epstein menjadi salah satu dari sekian banyak faktor yang mendorongnya mengajukan gugatan cerai.
Terkait dokumen Epstein, dia meminta pihak-pihak yang tercantum dalam berkas tersebut segera merespons.
“Apa pun pertanyaan yang tersisa tentang itu, pertanyaan itu untuk mereka, bahkan untuk mantan suami saya,” kata Melinda.
Melinda lalu berkata, “Merekalah yang harus menjawabnya, bukan saya.”
Tak lama setelah wawancara Melinda dirilis, Bill Gates buka suara. Ia menyesal dan meminta maaf karena pernah menjalin hubungan dengan Epstein.
“Itu hanya mengingatkan saya bahwa setiap menit yang saya habiskan bersamanya (Epstein), saya menyesalinya, dan saya minta maaf karena melakukan itu,” kata Gates.
Dalam dokumen tersebut, Epstein menulis beberapa email kepada Gates. Salah satu email yang ditulis pada tahun 2013 adalah Epstein yang menuduh Gates menyembunyikan penyakit menular seksual, termasuk dari istrinya saat itu, Melinda.
Epstein juga mengatakan dia harus membelikan obat-obatan agar Gates bisa menghadapi konsekuensi berhubungan seks dengan gadis Rusia.
Dalam email lainnya, Epstein juga membahas simulasi pandemi dengan Gates pada tahun 2017.
Gates mengatakan dia pertama kali bertemu Epstein pada tahun 2011, setelah dia dihukum tiga tahun sebelumnya di Florida. Dia juga menceritakan bahwa dia menghadiri makan malam bersama.
Epstein dinyatakan bersalah meminta layanan prostitusi dari anak di bawah umur.
Gates, lanjutnya, berpikir bahwa Epstein bisa memperkenalkannya kepada orang-orang kaya lainnya yang mungkin menyumbang ke Gates Foundation.
(isa/dna)

