Berita Media Asing Soroti Demo Solidaritas Affan Kurniawan di Indonesia

by
Berita Media Asing Soroti Demo Solidaritas Affan Kurniawan di Indonesia


Jakarta, Pahami.id

Sejumlah media asing menyoroti demonstrasi yang terjadi di beberapa daerah dan menembak gas air mata kepada peserta hari ini pada hari Jumat (29/8) menuntut keadilan atas kematian seorang pengemudi taksi sepeda motor online Affan Kurniawan dioperasikan oleh Brimob Tactical Vehicle (Rantis).

Media berbasis Singapura, Saluran NewsAsia (CNA), mengadakan sesi siaran khusus di situs web mereka dengan gelar polisi Indonesia meluncurkan gas air mata ke Pedemo di Jakarta.


Media Prancis, Prancis24Juga sorot berita yang sama. Mereka mengeluarkan sebuah artikel berjudul “Polisi Indonesia menembak gas air mata ke dalam banyak tindakan setelah pengemudi terbunuh.”

Dalam artikel itu, mereka menulis warga yang berkumpul di markas Komando Brimobo (Mako) di Kwitang, Jakarta. Demonstrasi juga terjadi di beberapa bidang termasuk Solo, Yogyakarta, ke Surabaya.

Media berbasis Qatar, Al JazeeraMenceritakan hal yang sama. Mereka menulis “Protes lagi di Jakarta Indonesia setelah pengemudi terbunuh.”

[Gambas:Video CNN]

Al Jazeera juga menyertakan komentar pengamat tentang situasi tersebut. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mengatakan pengunjuk rasa juga marah dengan kekejaman aparatus.

“Kasus pengemudi taksi sepeda motor online hanyalah salah satu dari banyak kasus konsumsi daya yang berlebihan oleh polisi. Ada terlalu banyak kasus di seluruh Indonesia, termasuk Papua Barat,” kata Usman kepada Al Jazeera.

Pendiri platform ini berfokus pada masalah sosial dan politik apa yang ada, Indonesia? Abigail Limura mengatakan demonstrasi itu adalah puncak dari frustrasi ekonomi dan politik selama berbulan -bulan di seluruh negeri.

“Kami berada di tengah -tengah ekonomi yang buruk, pasar kerja yang runtuh, dan orang -orang diberhentikan, bukan belas kasihan, orang -orang terus diperlakukan acuh tak acuh meskipun ada tanggapan yang menghina,” katanya dalam artikel yang sama.

Dalam beberapa hari terakhir, penduduk dari berbagai elemen telah ditampilkan di sekitar gedung Parlemen/MPR. Massa tindakan sangat kritis terhadap kebijakan DPR, salah satunya adalah tunjangan rumah bagi anggota parlemen.

(Isa/Chri)