Jakarta, Pahami.id –
Polisi menyebut korban meninggal dalam insiden itu pohon yang jatuh Menuju Doa Idulfitri 2025 di masjid di depan dataran PenghalangJawa Tengah meningkat menjadi tiga orang.
Sebelumnya dilaporkan bahwa insiden malang itu menewaskan dua orang dan 17 lainnya terluka dan bergegas ke rumah sakit.
“Ya (korban telah meninggal untuk tiga orang),” kata Kepala Kepolisian AKBP Eco Sunaryo ketika dihubungi pada hari Selasa (1/4).
Tiga korban meninggal masing -masing dengan awal R (42) AR (39), dan R (70). Korban dirawat di rumah sakit, tetapi akhirnya meninggal.
“Ya (korban R) dirawat di rumah sakit,” kata Eco.
Pohon yang jatuh di jemaat akan melakukan doa Idulfitri di masjid di depan kotak persegi, Jawa Tengah, Senin (3/31).
“Itu benar (ada sebuah insiden), jadi sebelum ID doa ada pohon yang jatuh di depan masjid persegi,” kata Kepala Polisi, Akbp Eko Sunaryo ketika dihubungi.
Eko mengatakan tidak ada angin kencang pada saat insiden yang tidak menguntungkan. Dikatakan bahwa insiden itu terjadi karena pohon itu tua dan rapuh.
“Tidak ada angin, jika pohon itu adalah pohon tua, pohon, tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba -tiba jatuh,” katanya.
(Dis/dal)