
Jakarta, Pahami.id —
PT Kereta Api Indonesia (Kai) Daerah Operasi 1 Jakarta membenarkan adanya kejadian percikan api dari kabel instalasi listrik di atap Canopy jalur VIII stasiun bogor yang kabarnya menimbulkan kepanikan di kalangan penumpang.
KAI Daop 1 Jakarta memastikan penanganan cepat dan keamanan maksimal atas kejadian ini.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di atap kanopi Stasiun VIII Bogor. Berdasarkan laporan PPKA Bogor, terpantau ada percikan api yang berasal dari kabel instalasi listrik, kata Manajer Humas Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo, Minggu (4/1).
Usai menerima laporan tersebut, pada pukul 12.33 WIB KAI Daop 1 Jakarta disebut segera berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk PLN untuk memastikan penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Sebagai tindakan pengamanan, Kereta 1014 Jalur VIII dialihkan dari area percikan.
Selain itu, kawasan Stasiun Bogor Jalur VIII segera disterilkan dari penumpang untuk menghindari potensi risiko.
Pukul 12.57 WIB percikan api dinyatakan padam dan situasi dinyatakan aman, kata Franoto.
Ia menegaskan, keselamatan kereta dan penumpang menjadi prioritas utama KAI dalam segala keadaan.
KAI Daop 1 Jakarta bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan situasi terkendali dan tidak membahayakan operasional kereta api maupun keselamatan penumpang, kata Franoto.
Hingga saat ini, KAI Daop 1 Jakarta terus memantau lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait.
Tidak ada penundaan atau pembatalan perjalanan kereta api akibat kejadian ini.
KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama, kata Franoto.
Salah satu pengguna jasa bernama Tsatsia yang berada di tengah kejadian menceritakan saat petugas berusaha memindahkan penumpang dan proses pemadaman api.
“Awalnya saya tidak tahu, karena saat saya turun dari kereta sudah ada asap. Setelah itu ada beberapa petugas yang menginstruksikan saya jalan keluarnya, ada pula yang berhasil membawa APAR (Alat Pemadam Api Ringan) tapi sepertinya tidak efektif karena percikan api semakin besar dan ada beberapa ledakan seperti suara popcorn yang sedang dimasak,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.
(ryn/dal)
