Berita Jokowi Didampingi Mendag-Menag di Kongres PGRI, Nadiem Absen

by


Jakarta, Pahami.id

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Perdagangan Zulkifli HasanMenteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono pada Pembukaan Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia XXIII (PGRI) 2024, Sabtu (2/3).

Berdasarkan pantauan, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim tidak hadir dalam upacara yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Ketua PB PGRI Unifah Rosyidi mengatakan Nadiem tidak hadir karena ditugaskan di luar negeri.


“Menteri Pendidikan sedang bekerja di luar negeri, sekarang di Thailand,” kata Unifah saat ditemui usai upacara.

Kata dia, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dilantik menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Ad Interim.

<!–

ADVERTISEMENT

/4905536/CNN_desktop/cnn_nasional/static_detail

–>

Namun Muhadjir juga tak hadir dalam upacara tersebut karena baru naik pesawat dari Palembang menuju Jakarta pagi ini.

Dan ada menteri ad interim. Pak Menko PMK tadi malam mendampingi Presiden, tadi pagi baru dapat pesawat, kata Unifah.

Sedangkan Menko PMK masih di Palembang seperti yang Anda sampaikan, ujarnya.

Jokowi menyinggung soal perundungan

Dalam pidatonya, Jokowi menyoroti banyak kasus perundungan atau intimidasi terjadi di sekolah baru-baru ini.

Saya sebenarnya sangat khawatir, akhir-akhir ini banyak terjadi kasus perundungan, kasus perundungan, kasus kekerasan, kasus pelecehan, bahkan ada yang berujung pada kematian. Hal ini tidak boleh terjadi lagi, kata Jokowi.

Jokowi menekankan, sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar dan bersosialisasi.

“Jangan sampai siswa merasa takut di sekolah, jangan sampai siswa merasa stres dan tidak nyaman di sekolah,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi berharap guru dapat berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Saya sangat berharap para guru menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman bagi anak-anak kita,” ujarnya.

(ppy/vws)

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘1047303935301449’);
fbq(‘track’, “PageView”);