Berita Jika Tidak, Hal-hal Buruk Akan Terjadi

by
Berita Jika Tidak, Hal-hal Buruk Akan Terjadi


Jakarta, Pahami.id

Presiden Donald Trump hati-hati Iran bahwa “hal-hal buruk” akan terjadi jika Teheran gagal mencapai kesepakatan nuklir dengan Amerika Serikat.

“Saat ini kami sedang berbicara dengan mereka, kami sedang berbicara dengan Iran, dan jika kami dapat menemukan jalan keluarnya, itu akan menjadi hal yang bagus. Namun jika tidak, mungkin hal-hal buruk akan terjadi,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, Senin (2/2).


Upaya perundingan tersebut terjadi ketika ketegangan antara AS dan Iran terus berlanjut, menyusul ancaman Trump untuk melancarkan aksi militer terhadap Iran setelah mengirimkan armada kapal induk ke Timur Tengah.

Ancaman invasi militer muncul sebagai respons atas demonstrasi berdarah yang terjadi di Iran sejak akhir Desember lalu dan menewaskan ribuan orang.

Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, telah memberikan ultimatum bahwa setiap serangan AS terhadap tanah airnya akan memicu “perang regional”.

Pada hari Senin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian akhirnya mengalah dan bersedia memulai pembicaraan nuklir dengan Amerika Serikat menyusul ancaman dari Presiden AS Donald Trump jika Teheran terus menolak dialog.

Namun, Teheran bersikeras bahwa mereka menginginkan jalur diplomatik tetapi tetap memperingatkan bahwa mereka akan memberikan tanggapan AS yang tidak terbatas terhadap segala bentuk agresi.

“Presiden Pezeshkian telah memerintahkan pembukaan perundingan dengan Amerika Serikat (mengenai program nuklir Iran),” kantor berita Iran melaporkan. LeluconSenin (2/2), mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya.

Laporan serupa juga diterbitkan oleh surat kabar nasional Iran lainnya dan surat kabar reformis Shargh.

Seorang pejabat Arab memberi tahu AFPIran dan AS bahkan telah merencanakan pertemuan yang kemungkinan akan digelar di Türkiye pada hari Jumat.

Pertemuan ini terjadi pasca intervensi Mesir, Qatar, Turki dan Oman untuk membahas masalah sensitif tersebut.

Mengutip dua sumber, sebuah situs berita AS aksio Dilaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi diperkirakan akan bertemu dengan utusan AS Steve Witkoff di Istanbul untuk membahas kemungkinan kesepakatan mengenai masalah nuklir.

(rds)