Berita Jaksa Agung Copot Kajari Sampang, Magetan hingga Padang Lawas

by
Berita Jaksa Agung Copot Kajari Sampang, Magetan hingga Padang Lawas


Jakarta, Pahami.id

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengganti dan merotasi 31 Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di berbagai daerah.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-161/C/02/2026 tanggal 11 Februari 2026 yang ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembangunan Hendro Dewanto.


Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna membenarkan adanya mutasi dan rotasi internal di Korps Bhayangkara.

Dalam mutasi ini, Kejaksaan Agung menggantikan Kajari Sampang, Magetan, dan Padang Lawas. Ketiganya diketahui telah menjalani pemeriksaan internal oleh Kejaksaan Agung.

Kajari Sampang kini dikelola oleh Mochamad Iqbal. Ia menggantikan Fadilah Helmi yang dibawa ke Kejaksaan Agung oleh Satuan Tugas Khusus (Satgasus).

Kemudian Kajari Magetan ditempati oleh Sabrul Iman yang sebelumnya menjabat Kajari Bangka Selatan. Sabrul menggantikan Dezi Septiapermana yang turut dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan internal lebih lanjut.

Masih dalam surat yang sama, Kajari Padang Lawas Soemarlin Halomoan Ritonga juga dicopot dari jabatannya. Posisinya digantikan oleh Hasbi Kurniawan.

Sebelumnya diberitakan, Kajari Palas Soemarlin Halomoan Ritonga, Kasi Intel Kejari Palas Ganda Nahot Manalu, dan pegawai TU Intel Zul Irfan diperiksa Kejaksaan Agung di Jakarta. Mereka diinterogasi terkait dugaan penarikan dana desa.

Meski begitu, Anang belum menjelaskan lebih lanjut mengenai perkembangan ketiga ujian tersebut. Surat mutasi tersebut juga tidak mengungkap posisi yang saat ini dipegang oleh Fadilah Helmi, Dezi Septiapermana, dan Soemarlin Halomoan.

Berikut daftar 31 Pembelajaran Baru:

1. M. Aria Rosyid sebagai Kajari Klaten;
2. Irwan Ganda Saputra sebagai Kajari Sigi;
3. Yustina Engelin Kalangit sebagai Kajari Kuningan;
4. Idham Kholid sebagai Kajari Muko-Muko;
5. Wahyudi Eko Husodo selaku Kajari Kabupaten Tangerang;
6. Jemmy Novian Tirayudi selaku Kajari Kabupaten Tasikmalaya;
7. Wisno Martupo Nur Muhamad sebagai Kajari Aceh Besar;
8. Haedah sebagai Kajari Samarinda;
9. Reopan Saragih sebagai Kajari Berau;
10. Tutuko Wahyu Minulyo sebagai Kajari Kutai Timur;
11. Firdaus sebagai Guru Rokan Hilir;
12. Tri Anggoro Mukti sebagai Kajari Surabaya;
13. Mirza Erwinsyah sebagai Kajari Gianyar;
14. Muchammad Arifin sebagai Kajari Kolaka Utara;
15. R. Hari Wibowo sebagai Kajari Pati;
16. Arief Syafryanto sebagai Kajari Ogan Ilir;
17. Komaidi selaku Guru Kota Madiun;
18. Erik Meza Nusantara sebagai Kajari Salatiga;
19. Muhammad Irwan sebagai Kajari Batanghari;
20. Teguh Dwicahyono sebagai Kajari Sukamara;
21. Sapta Putra sebagai Kajari Deli Serdang;
22. Dennie Sagita sebagai Kajari Ogan Komering Ulu Timur;
23. Rolando Ritonga sebagai Kajari Tulang Bawang
24. Sabrul Iman sebagai Kajari Magetan;
25. Asep Kurniawan Cakraputra sebagai Kajari Bangka Selatan;
26. Mochamad Iqbal sebagai Kajari Sampang;
27. Mendidik Sudarmadi sebagai Guru Tulang Bawang Barat;
28. Hasbi Kurniawan sebagai Kajari Padang Lawas;
29. Wahyu Hidayatullah sebagai Kajari Lampung Barat;
30. Ayu Agung sebagai Kajari Garut;
31. Yenita Sari sebagai Kajari Jember.

(tfq/wis)