Jakarta, Pahami.id —
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengaku berhasil menghancurkan sejumlah aset militer Amerika Serikat di beberapa negara Teluk.
Mengutip dari Al JazeeraIRGC menyatakan mereka berhasil menimbulkan kerusakan serius pada 20 aset militer AS di Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Iran juga mengaku berhasil menyerang kapal tanker milik perusahaan Amerika Serikat di perairan Teluk.
Departemen publisitas IRGC mengatakan kepada media pemerintah Iran, IRNA, bahwa Angkatan Laut Iran “berhasil menargetkan sebuah kapal tanker Amerika.”
Iran juga kembali melancarkan serangan balik terhadap Israel dengan rudal pada Jumat (6/3).
Televisi pemerintah Iran mengatakan Teheran telah menembakkan rudal ke sasaran di “jantung Tel Aviv”. Seorang reporter AFP di Tel Aviv juga mengatakan mereka mendengar dua ledakan yang hampir bersamaan bergema di seluruh kota.
Dilaporkan AFPjejak roket juga menerangi langit di atas Netanya, sebuah kota di utara Tel Aviv di pantai Mediterania Israel.
Setelah serangan itu, layanan darurat Israel Magen David Adom mengatakan tim telah mengunjungi beberapa lokasi yang dilaporkan terkena dampak untuk memeriksa para korban.
Polisi Israel juga disebut dikerahkan ke lokasi kejadian, untuk memeriksa perpindahan peluru yang jatuh di tengah-tengah Israel.
(membaca)

