Berita China Desak AS Segera Batalkan Tarif Trump, Tegaskan Pembalasan

by


Jakarta, Pahami.id

Cina Tarif baru yang kuat Kita diumumkan Donald Trump dan ditegakkan dengan hati -hati pada ekspor. Mereka berjanji untuk “mengambil jawaban” untuk melindungi hak dan kepentingan mereka sendiri.

Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan bahwa Tarif Trump “tidak mematuhi peraturan perdagangan internasional dan serius tentang merusak hak dan kepentingan yang sah dari pihak -pihak terkait.”


“Dorong AS untuk segera membatalkan tarif baru,” kata Kementerian Perdagangan Tiongkok seperti yang dilaporkan oleh AFP pada hari Kamis (3/4).

Presiden AS Donald Trump memicu perang dagang global yang berpotensi merusak tarif impor 10 persen dari seluruh dunia dan tingkat tambahan yang keras pada mitra dagang utama.

Dia mengumumkan tarif 34 persen untuk China, salah satu mitra dagang terbesarnya. Tarif dasar 10 persen untuk semua negara juga akan berlaku untuk Cina.

Trump pada hari Rabu (2/4) ketika Amerika Serikat menyebut tindakan tersebut sebagai “program timbal balik” tetapi banyak ahli mengatakan perkiraan pemerintah untuk retribusi yang dikenakan pada impor AS oleh negara -negara lain sangat dibesar -besarkan.

[Gambas:Video CNN]

Seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan bahwa tingkat timbal balik itu berlaku untuk 9 April pada waktu setempat 00.01.

Sementara itu, mulai Sabtu (5/4) pada waktu setempat 00.01, importir barang dari negara lain mulai membayar tarif dasar 10 persen.

Setelah pengumuman, Kementerian Perdagangan Tiongkok menyerukan “dialog” untuk menyelesaikan perselisihan.

“Tidak ada pemenang dalam perang dagang, dan tidak ada jalan keluar untuk perlindungan,” katanya. “Sejarah telah membuktikan bahwa peningkatan tarif tidak menyelesaikan masalah AS itu sendiri,” katanya.

“Ini merugikan kepentingan Amerika dan membahayakan pengembangan ekonomi global dan stabilitas produksi dan rantai pasokan.”

Ini disampaikan sebagai pernyataan setelah Menteri Luar Negeri Wang Yi mengatakan China akan membayar perusahaan jika kebijakan tarif berdampak pada negaranya.

Selain itu, Cina telah membantu Amerika Serikat melalui aliran obat -obatan feconsor.

Dia kemudian memperingatkan AS yang berpotensi menggunakan Fentanil sebagai alasan untuk menempatkan tarif ganda di Cina. Menurut Wang, alasannya “sangat tidak berdasar” karena berbagai bantuan yang diberikan oleh Cina ke Amerika Serikat.

China juga mengklaim selalu memberikan bantuan kepada AS, termasuk Fentanil. Bantuan itu juga membuat China merasa bahwa mereka tidak memiliki hak untuk menegakkan AS melalui tarif baru.

Wang kemudian menekankan bahwa komitmen Cina untuk menjaga hubungan China-AS stabil, sehat, dan berkelanjutan. Dia juga berharap bahwa hubungan itu akan berlanjut dan tidak rusak karena tekad tarif.

(AFP/CHRI)