Berita Biden Sebut Ada ‘Peluang Nyata’ Perpanjang Gencatan Senjata di Gaza

by

Jakarta, Pahami.id

Presiden AS Joe Biden mengatakan pembebasan kelompok sandera pertama yang ditahan oleh Hamas hanyalah “permulaan” dan ada peluang “nyata” untuk memperpanjang gencatan senjata sementara di Gaza.

Biden juga mengatakan sudah waktunya untuk “memperbarui” upaya menciptakan solusi dua negara untuk mencapai perdamaian antara Israel dan Palestina.

“Saya pikir ada peluang nyata untuk memperpanjang gencatan senjata,” ujarnya seperti dikutip AFP.


Pada hari pertama gencatan senjata, 24 sandera, 13 warga Israel, 10 warga Thailand, dan satu warga Filipina, diserahkan kepada Komite Palang Merah Internasional di Gaza oleh Hamas, pada Jumat (24/11). Sementara itu, Israel membebaskan 39 perempuan dan anak di bawah umur yang ditahan di penjaranya.

Dia menyambut baik dimulainya proses gencatan senjata selama empat hari untuk memfasilitasi pembebasan sandera dan tahanan.

“Tadi pagi saya berdiskusi dengan tim saya untuk memulai beberapa hari pertama implementasi perjanjian ini. Ini baru permulaan, tapi sejauh ini berjalan baik,” ujarnya.

Dia juga menyerukan upaya yang lebih luas untuk keluar dari krisis ini menuju terciptanya negara Palestina yang layak berdampingan dengan Israel, dengan mengatakan “penting untuk memperbarui tekad kita untuk mencapai solusi dua negara.”

Para pengunjuk rasa di seluruh Amerika Serikat telah mendesak Biden untuk mendorong gencatan senjata permanen, dan demonstrasi pada hari Kamis bahkan mengganggu parade Hari Thanksgiving terbesar di negara itu di New York.

Ketika presiden menghadiri upacara penyalaan pohon Natal di Nantucket pada hari Jumat, sekitar 10 pengunjuk rasa menuduh Biden melakukan genosida.

“Biden, Biden kamu tidak bisa bersembunyi, kami menuduhmu melakukan genosida,” kata pengunjuk rasa sambil memegang spanduk bertuliskan “Bebaskan Palestina.”

Sebelumnya pada hari itu, saat Biden berjalan, segelintir orang meneriakkan “bebaskan Palestina” dan “gencatan senjata sekarang.”

Serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober memicu serangan udara dan darat oleh Israel, yang telah berjanji untuk menghancurkan militan Palestina.

Di Gaza, hampir 15 ribu orang, 6.150 di antaranya anak-anak, tewas dalam perang tersebut.

(ch)

[Gambas:Video CNN]

!function(f,b,e,v,n,t,s){if(f.fbq)return;n=f.fbq=function(){n.callMethod?
n.callMethod.apply(n,arguments):n.queue.push(arguments)};if(!f._fbq)f._fbq=n;
n.push=n;n.loaded=!0;n.version=’2.0′;n.queue=[];t=b.createElement(e);t.async=!0;
t.src=v;s=b.getElementsByTagName(e)[0];s.parentNode.insertBefore(t,s)}(window,
document,’script’,’//connect.facebook.net/en_US/fbevents.js’);

fbq(‘init’, ‘1047303935301449’);
fbq(‘track’, “PageView”);