Berita Awas Perang Pecah! AS Disebut Siap Gempur Iran Akhir Pekan Ini

by
Berita Awas Perang Pecah! AS Disebut Siap Gempur Iran Akhir Pekan Ini


Jakarta, Pahami.id

Amerika Serikat dilaporkan siap melancarkan serangan Iran paling cepat akhir pekan ini.

Beberapa sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan CNN bahwa Gedung Putih telah diberitahu mengenai hal ini, namun belum ada lampu hijau dari Presiden Donald Trump.


“Dia menghabiskan banyak waktu memikirkan hal ini,” kata seorang sumber.

Rencana serangan AS terhadap Iran pertama kali dilaporkan oleh Berita CBS akhir pekan lalu. Sejak bulan Januari, armada perang AS telah berkumpul di Timur Tengah untuk mengantisipasi kekerasan Iran terhadap pengunjuk rasa dan untuk menekan Teheran agar segera mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya.

Dikutip CNNAS dan Iran berselisih sejak Teheran dilanda demonstrasi massal pada 28 Desember. Demonstrasi tersebut menewaskan ribuan orang.

AS awalnya menggunakan demonstrasi Iran sebagai alasan untuk mengerahkan kapal induk ke Timur Tengah. Namun, AS kemudian menyalahkan program nuklir Iran.

Pada tanggal 6 Februari, kedua negara akhirnya melanjutkan pembicaraan mengenai program nuklir di Oman. Konsultasi telah memasuki putaran kedua pada Selasa (17/2) lalu, namun belum menghasilkan kesepakatan.

Di tengah perundingan tersebut, AS juga terus melakukan militerisasi kawasan Timur Tengah dengan mengirimkan armada kapal induknya.

Pada hari Rabu, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan Iran kemungkinan akan memberikan rincian mengenai posisinya dalam pembicaraan tersebut “dalam beberapa minggu mendatang.”

Namun, Leavitt tidak menyebutkan apakah Trump akan menunda aksi militer saat itu.

“Ada banyak alasan dan argumen yang bisa dikemukakan untuk menyerang Iran,” ujarnya.

Selama beberapa minggu terakhir, ada kekhawatiran akan meletusnya konflik militer antara AS dan Iran. Ketegangan antara kedua negara meningkat setelah kelompok penyerang kapal induk USS Abraham Lincoln tiba di Timur Tengah pada 26 Januari.

Ketegangan meningkat setelah Trump mengerahkan kapal induk kedua, USS Gerald Ford, untuk menekan Iran. Kapal induk terbesar di dunia diperkirakan tiba di Timur Tengah akhir pekan ini.

Iran telah mempersiapkan diri dengan melancarkan berbagai latihan militer di sekitar Selat Hormuz. AS juga telah mengumpulkan pasukan untuk mengepung Iran dari semua sisi.

Trump mengatakan ini akan menjadi serangan terbesar terhadap Iran jika tidak ada kesepakatan yang tercapai. Sementara Iran menegaskan tidak takut dan siap melawan jika diserang.

(rds/rds)