Berita 30 Pohon hingga 2 Tiang Listrik di Surabaya Roboh Akibat Cuaca Ekstrem

by
Berita 30 Pohon hingga 2 Tiang Listrik di Surabaya Roboh Akibat Cuaca Ekstrem


Surabaya, Pahami.id

Hujan lebat disertai angin kencang yang menerjang beberapa titik di kota tersebut Surabaya dari sore hingga malam hari, Selasa (3/2). Akibatnya 30 pohon tumbang, satu baliho besar, dan dua tiang listrik tumbang.

Berdasarkan data BPBD Surabaya, sedikitnya 30 pohon tumbang tersebar di beberapa titik di Surabaya. Para pejabat telah menangani dampak di beberapa lokasi.

“Pohon yang tumbang antara lain pohon tabebuya, pohon mangga, pohon lamboyan, dan pohon beringin. Beberapa sudah ada yang tertangani,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Surabaya, Linda Novanti.


Linda mengatakan, 30 pohon tumbang itu tersebar di sepanjang Jalan Ngagel Jaya, Jalan Kembang Kuning, Jalan Kertajaya, Jalan Kembang Kuning Makam, Jalan Manyar Kertoarjo.

Lalu, Jalan Bilito, Jalan Bung Tomo, Jalan Tidar, Jalan Pahlawan, Jalan Kalibutuh Timur, Jalan Kranggan, Jalan Raya Gubeng, Jalan Dupak Raya, Jalan Penghela, Jalan Petemon Barat.

Lalu, Jalan Kalibutuh, Jalan Margorukun, Jalan Tunjungan, Jalan DKT Taman Diponggo, Jalan Ngagel Jaya Tengah, Jalan Arjuno Sawahan, Jalan Ngagel Jaya Selatan.

Berikutnya ada Jalan Panglima Sudirman, Jalan Java, Jalan Raya Simogunung, Jalan Ngagel Tama Selatan, Jalan Lesti, Jalan Raya Manukan Wetan, dan Jalan Patua.

Sementara itu, lanjut Linda, pohon yang dilaporkan tumbang memiliki ukuran yang bervariasi, yakni tinggi sekitar 5 hingga 10 meter dan diameter 30 hingga 70 sentimeter.

“Petugas datang ke lokasi [pohon tumbang]Ada dari BPBD Surabaya, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Surabaya, Posko Terpadu dan perangkat daerah, ujarnya.

Sementara itu, sebuah baliho berukuran besar setinggi 30 meter tiba-tiba ambruk di Jalan Tidar, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Salah satu warga, Luqman Hermawan (34), mengatakan, iklan tersebut dipatahkan sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu hujan turun deras disertai angin kencang.

“Saat hujan dan angin kencang, barulah saya mendengar suara keras. Saya lihat baliho itu roboh,” kata Luqman saat ditemui di dekat lokasi kejadian.

Baliho tersebut tidak roboh seluruhnya atau jatuh ke tanah karena masih ada beberapa material yang menggantung di tiang. Namun pecahan besi, seng, akrilik, bahkan lampu yang berjatuhan membuat warga panik.

“Iya masyarakat panik setelah tahu baliho itu rusak. Tapi untung tidak ada yang kena,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya memasang garis di dekat baliho yang rusak tersebut agar tidak melintas dan membahayakan warga.

“Kami pasang garis keliling dan pastikan tidak ada yang melintas. Masih terlalu terbuka untuk ditangani sehingga membahayakan petugas. Rencananya besok pagi akan kami tangani,” kata Irvan.

Selain itu, dua tiang listrik di kawasan Jalan Kranggan, Bubutan Surabaya putus akibat kabelnya tertimpa dua pohon tumbang. Akibatnya lampu jalan umum dan pasokan listrik di beberapa rumah di sekitar lokasi terputus dan situasi gelap gulita.

“Lampu padam sejak kejadian tadi malam, sampai kabel ini [menjuntai] bahkan sampai ke dasar tanah pun terlihat,” kata warga sekitar, Sutrisno.

Akibat kejadian tersebut, hingga siang ini sebagian Jalan Kranggan masih ditutup dan lalu lintas dialihkan akibat proses evakuasi. Petugas PLN juga terpantau masih memperbaiki jaringan listrik.

(frd/dal)