Siapa yang tidak kenal Microsoft Word? Hampir setiap orang yang pernah bersinggungan dengan komputer, atau bahkan sekadar duduk di bangku sekolah, pasti pernah mengandalkan aplikasi ini untuk mengerjakan tugas, menulis berita, artikel, dan berbagai keperluan lainnya.
Namun, tak banyak yang tahu kapan sebenarnya Microsoft Word pertama kali diciptakan dan siapa sosok di baliknya. Artikel ini akan mengulas tuntas jawabannya.
Microsoft Word merupakan perangkat lunak pengolah kata besutan Microsoft yang pertama kali diperkenalkan pada 25 Oktober 1983. Menariknya, nama awal aplikasi ini bukanlah Microsoft Word, melainkan Multi-Tool Word. Pada masa perilisan perdananya, Multi-Tool Word hanya bisa dijalankan di sistem Xenix, sebab Microsoft Windows sendiri belum lahir kala itu.
Seiring waktu, Multi-Tool Word terus dikembangkan agar dapat digunakan di berbagai platform lain, mulai dari komputer IBM, Apple Macintosh, komputer AT&T Unix, Atari ST, OS/2, SCO Unix, hingga macOS. Barulah pada 1989, perangkat lunak ini resmi tersedia untuk Microsoft Windows.
Daftar Isi
Awal Mula Pembuatan Word
Kisah bermula pada 1981, ketika Microsoft merekrut Charles Simonyi, sosok di balik Bravo — perangkat lunak pengolah kata pertama di dunia. Simonyi kemudian mulai menggarap proyek bernama Multi-Tool Word, dibantu Richard Brodie, mantan pegawai Xerox yang belakangan menjadi pengembang utama proyek ini.
Pada 1983, Microsoft merilis Multi-Tool Word untuk perangkat Xenix dan MS-DOS, sebelum akhirnya namanya disederhanakan menjadi Microsoft Word. Berbeda dari kebanyakan program MS-DOS pada masanya, Microsoft Word justru dirancang khusus untuk dioperasikan dengan mouse. Meski begitu, kemampuannya kala itu masih terbatas — hanya sebatas fitur undo serta tampilan teks bold, italic, dan underlined.
Keunikan tampilan inilah yang membuat Word dengan cepat menggeser dominasi WordStar, pesaing utamanya saat itu. Tak berhenti di situ, Microsoft terus menyempurnakan Word dengan merilis versi 2.0 hingga 5.0 hanya dalam rentang enam tahun.
Momen penting lainnya terjadi pada 1985, saat Microsoft merilis Word untuk perangkat Mac OS. Sejak saat itu, penjualan Word di Mac OS justru melampaui penjualannya di MS-DOS selama kurang lebih empat tahun berturut-turut.
Word 3.0 dan Predikat Terbaik di Kelasnya
Dua tahun berselang, tepatnya 1987, Microsoft merilis Word 3.0 untuk Mac OS. Perilisan ini punya tujuan khusus: menyinkronkan pengguna Mac OS dengan DOS, sehingga untuk pertama kalinya kedua platform bisa saling bertukar file Word.
Word 3.0 datang dengan segudang perbaikan dan fitur baru, salah satunya implementasi Rich Text Format (RTF) yang pertama kali diperkenalkan lewat versi ini. Sayangnya, fitur baru ini justru diikuti sejumlah bug yang mengganggu. Untungnya, Microsoft sigap merespons dengan merilis versi 3.01 beberapa bulan kemudian, lengkap dengan perbaikan bug tersebut — dan dikirimkan gratis kepada seluruh pengguna terdaftar Word 3.0.
Memasuki pertengahan era 1990-an, Word di Mac OS nyaris tanpa tandingan. MS Word 5.1 yang dirilis pada 1992 bahkan begitu digemari berkat tampilannya yang elegan, kemudahan penggunaan, serta fitur-fitur yang sangat fungsional. Tak sedikit pengguna yang menobatkan Word 5.1 sebagai versi terbaik yang pernah diciptakan Microsoft.
Kehadiran Word untuk Windows
Versi pertama Word untuk Microsoft Windows resmi meluncur pada 1989. Setahun kemudian, bersamaan dengan peluncuran Windows 3.0, penjualan Word melonjak drastis dan mengantarkan Microsoft menjadi penguasa pasar perangkat lunak pengolah kata di komputer IBM.
Pada 1991, giliran Word 5.5 hadir ke pasar dengan tampilan yang diperbarui agar lebih menyerupai aplikasi Windows lainnya. Di tahun yang sama, Microsoft juga mulai menggarap proyek ambisius bernama Pyramid, yang bertujuan merombak total Microsoft Word dengan menyatukan basis kode untuk versi Windows dan Mac OS.
Sayangnya, proyek ini akhirnya dihentikan di tengah jalan. Alasannya sederhana: membangun Word dari nol ternyata memakan waktu jauh lebih lama dibandingkan menyempurnakan versi yang sudah ada. Sebagai gantinya, Word versi 6.0 pun dikembangkan dari basis kode Windows 2.0, lengkap dengan fitur andalan baru bernama AutoCorrect — fitur yang mampu mengoreksi kesalahan pengetikan secara otomatis.
Perjalanan Word di Perangkat Mac
Pada 1997, Microsoft membentuk Macintosh Business Unit, sebuah tim independen yang khusus menggarap perangkat lunak untuk ekosistem Mac OS. Buah karya pertama tim ini adalah Word 98.
Berselang tiga tahun, Word 2001 hadir dengan sejumlah fitur segar, salah satunya Office Clipboard — fitur yang memungkinkan pengguna melakukan copy paste beberapa item sekaligus dalam satu waktu. Word 2001 sekaligus menjadi versi terakhir yang dirilis Microsoft untuk perangkat classic Mac OS, sebelum akhirnya beralih ke Mac OS X lewat peluncuran Word X.
Perjalanan berlanjut pada Mei 2004, ketika Word 2004 dirilis dengan fitur Notebook Layout yang memudahkan pengguna menulis dokumen hanya dengan suara. Tak lama setelahnya, Januari 2008, giliran Word 2008 diperkenalkan — seolah menjadi tradisi Microsoft menamai produknya sesuai tahun rilis — lengkap dengan fitur Elements Gallery untuk memilih layout halaman serta menyisipkan diagram dan gambar.
Terakhir, Word 2011 yang meluncur Oktober 2010 menggantikan Elements Gallery dengan tampilan Ribbon, mirip dengan Office for Windows. Versi ini turut dilengkapi mode full screen, yang dirancang khusus untuk membantu pengguna lebih fokus saat membaca maupun menulis dokumen.
Fitur-Fitur Andalan yang Digemari Pengguna
Sepanjang perjalanannya, Microsoft Word menghadirkan beragam fitur yang menjadi favorit penggunanya hingga kini. Berikut beberapa di antaranya:
Bullets and Numbering Fitur ini sangat membantu pengguna menyusun daftar dalam sebuah dokumen, sekaligus mempermudah penulisan nomor halaman secara otomatis.
Password Microsoft Word menyediakan tiga jenis proteksi kata sandi untuk sebuah dokumen, yaitu:
- Password untuk membuka dokumen
- Password untuk memodifikasi dokumen
- Password untuk membatasi pengeditan dokumen
WordArt Fitur ini memungkinkan pengguna menyisipkan kata-kata dengan tampilan unik dan menarik, yang biasanya dimanfaatkan untuk mempercantik materi presentasi agar tidak terkesan monoton.







