Ketahui Apa Itu Hyper di Mobile Legends Lengkap Tugas dan Contoh Heronya – Games

by

Pahami.id – Apa itu hyper di Mobile Legends lengkap dengan tugas yang dilakukannya dan hero apa saja yang bisa digunakan? Perlu diketahui juga bahwa tidak semua hero Mobile Legends bisa menjadi hyper di dalam game ini.

Pemain Mobile Legends Pemula pasti pernah mendengar istilah hyper yang sering digunakan saat memainkan game ini. Namun terkadang, banyak yang tidak tahu artinya.

Apa itu Hyper di Mobile Legends?


Hyper di Mobile Legends merupakan sebutan untuk pemain dengan hero Mobile Legends yang dianggap paling pintar dan paling dibutuhkan oleh tim.

Hero Mobile Legends yang dikenal dengan sebutan Hyper ini seringkali menjadi yang paling dominan di dalam game dan mampu mendapatkan dua buff. Buff sendiri merupakan tambahan damage yang didapatkan hero dari monster yang ada di jungle.

Sebagai pengguna hero Mobile Legends yang memahami alur permainan, jelas bahwa hero bernama Hyper ini akan sangat penting untuk meraih kemenangan dan menjadi otak strategi dalam sebuah tim.

Oleh karena itu, tidak semua hero bisa dicap sebagai hyper hero. Namun pemain diharuskan untuk memilih hero yang bisa memiliki fungsi hyper untuk menang, terutama hypertank dan fighter.

Tugas Hyper di Mobile Legends

Hero hyper biasanya dipilih dari hero marksman dan assasin. Hero Mobile Legends ini akan dipilih ketika memiliki skill menyerang.

Ya, hyper hero haruslah mereka yang handal dan memiliki skill di atas rata-rata. Karena dengan begitu mereka bekerja lebih banyak menyerang dan berusaha melindungi tim dari musuh.

Selama late game, tokoh Hyper yang masih menguasai permainan akan mendapatkan banyak farming. Oleh karena itu, tim akan dapat mengontrol dan memberikan damage yang tinggi. Hal ini tentu sangat mempengaruhi keahlian tim Mobile Legends.

Tidak jarang juga kita jumpai beberapa tim Mobile Legends yang menggunakan hyper carry untuk memenangkan pertandingan. Asal tahu saja, strategi ini sering juga disebut funnel stack alias 1-3-1.

Nantinya di Mobile Legends hal ini dikenal dengan pembentukan Corong. Formasi ini sangat mudah ditebak karena dalam satu tim terdapat 1 hero hyper carry, 1 tank, 1 support, dan 2 hero fighter.

Strategi ini membuat Hyper mengincar gold dan bisa naik level lebih cepat.

Saat tim menggunakan strategi hyper carry, hero Mobile Legends bisa membeli item agar lebih kuat dalam menyerang. Hal ini tentu saja membuat peluang tim untuk menang menjadi lebih besar.

Berikut beberapa hero Mobile Legends yang bisa kamu andalkan sebagai hyper di Mobile Legends:

1. Leomord

Hero Mobile Legends – Leomord. (Moonton)

Leomord adalah pahlawan yang bergegas ke pertempuran di Barbiel gunungnya yang dingin. Kemampuan ini memungkinkan sekutunya untuk dengan mudah menekan target sambil menghancurkan musuh.

Sebagai seorang petarung, Leomord memiliki pertahanan yang andal dan bisa mendapatkan perisai dengan momentum, namun fokus utamanya adalah pergi ke medan perang dan mengalahkan musuh.

Leomord berada dalam kondisi terkuatnya saat dia mengaktifkan kemampuan pamungkas Phantom Steed. Ini akan memungkinkan dia untuk meningkatkan mobilitas dan pertahanannya. Cobalah berkoordinasi dengan tim Anda untuk menyiapkan rencana keterlibatan.

2. Masha

Hero Mobile Legends - Masha.  (Moonton)
Hero Mobile Legends – Masha. (Moonton)

Masha adalah petarung/tank hybrid yang kuat yang mampu mendorong target dengan kekuatan besar, membuat pasukan musuh datang untuk menghentikannya.

Perlengkapannya memungkinkannya untuk terlibat (atau mundur) dengan cepat sehingga sulit untuk melayang dan sulit ditangkap.

3. Helcurt

Hero Mobile Legends - Helcurt.  (Moonton)
Hero Mobile Legends – Helcurt. (Moonton)

Helcurt adalah pembunuh mematikan yang mampu menghilangkan target prioritas tinggi dari medan perang dengan berbagai alatnya untuk menyelinap dan menghabisi mereka.

Hero ini juga pantas untuk menjadi hyper di tim Mobile Legends.

Itulah penjelasan mengenai hyper di Mobile Legends dan saran karakter yang bisa kalian gunakan.

(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src=”https://connect.facebook.net/id_ID/sdk.js#xfbml=1&version=v11.0&appId=162978324367399&autoLogAppEvents=1″;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));