Jakarta, Pahami.id —
Wakil Menteri Pendidikan Sains dan Teknologi Stella Christie membeberkan rencana Presiden Republik Indonesia Prabu Subianto mengunjungi Inggris minggu depan.
Stella mengatakan kunjungannya difokuskan pada diskusi pendidikan tinggi dengan universitas terkemuka di Inggris.
“Minggu depan Presiden akan berangkat ke Inggris [United Kingdom/Inggris]juga disampaikan oleh Presiden. “Kebetulan saya juga mempersiapkan langsung dengan Russell Group Universities,” kata Stella usai pertemuan dengan akademisi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1).
Dijelaskannya, Russell Group Universities merupakan kumpulan 24 universitas terkemuka di Inggris.
Jadi Pak Yang di-Pertua hanya mau berdiskusi dengan atasan saja. Jadi jangan sembarangan mendatangkan perguruan tinggi dari luar. Hanya yang terbaik dari luar yang bisa datang ke Indonesia, ujarnya.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi sesuai Permendikbud 10/2021, pemerintah dapat memberikan izin kepada perguruan tinggi asing untuk menyelenggarakan operasional kampus untuk menyelenggarakan pendidikan di dalam negeri.
Kampus asing pertama di Indonesia adalah Monash University dari Australia. Kampus Negeri Kanguru berada di BSD, Tangerang, dan akan mulai beroperasi pada Oktober 2021.
Perkembangan penelitian ilmiah
Pada saat yang sama, Stella menyatakan bahwa Prabowo menaruh perhatian besar terhadap pengembangan penelitian, ilmu pengetahuan, teknologi, dan pendidikan tinggi.
Kata dia, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kualitas bersama mitra dalam dan luar negeri.
Kamis ini, Prabowo berdiskusi dengan para guru besar, rektor, dan dekan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Stella mengatakan pertemuan ini merupakan momen bersejarah. Ia mengatakan, Prabowo merupakan presiden yang sangat peduli dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Ia juga mengatakan, di bawah kepemimpinan Prabowo, anggaran Kementerian Pendidikan dan Teknologi meningkat signifikan.
(mnf/anak)

