Jakarta, Pahami.id —
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sudah sadarkan diri setelah pingsan tadi pagi, Minggu (25/1). Ia tak sadarkan diri saat melepaskan jenazah tiga pekerjanya yang menjadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500.
Kabar terkini mengenai kondisi Trenggono disampaikan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Didit Herdiawan usai upacara. Dimana ia menggantikan menteri yang memimpin proses pelepasan jenazah tersebut.
“Dia sudah bangun, tidak apa-apa. Dia capek,” kata Didit usai upacara usai di antara.
Trenggono pingsan saat memimpin upacara penghormatan dan pelepasan jenazah. Feri Irawan, Terlambat. Yoga Naufal, dan Kapten Andy Dahananto yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, di Auditorium Madidihang, Akademi Bisnis Kelautan dan Perikanan (AUP), Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Seperti dilansir detikcom, Trenggono memimpin acara penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. Ia naik podium sekitar pukul 09.20 WIB lalu tak lama kemudian pingsan dan terjatuh.
Trenggono langsung dibawa keluar auditorium dan dibawa ke ambulans untuk mendapat pertolongan medis. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pingsannya.
Pesawat ATR 42-500 dikabarkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar pada Sabtu (17/1). Pesawat tersebut jatuh di puncak Gunung Bulusaraung, Tompobulu Deson, Kecamatan Ballocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Penerbangan tersebut membawa manifest 10 orang yang terdiri dari tujuh awak pesawat dan tiga penumpang KKP. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban. Korban ke-10 ditemukan pada Jumat (23/1).
Sebanyak tiga pegawai KKP menjadi korban yakni Kapten Andy Dahananto, Ferry Irawan, dan Yoga Naufal.
(ldy/mikrofon)

