Jakarta, Pahami.id —
Presiden Amerika Serikat Donald Trump terima kasih kepada pemimpinnya Iran setelah Teheran membatalkan hukuman mati terhadap ratusan pengunjuk rasa yang ditangkap selama demonstrasi berdarah dalam beberapa pekan terakhir.
“Saya sangat menghormati kenyataan bahwa semua rencana hukuman gantung, yang seharusnya dilakukan kemarin (lebih dari 800 orang), telah dibatalkan oleh kepemimpinan Iran. Terima kasih!” tulis Trump di jejaring sosialnya, Truth Social.
Dalam dua minggu terakhir, Trump berulang kali mengancam akan mengambil tindakan militer terhadap Iran untuk membantu pengunjuk rasa di tengah laporan kelompok hak asasi manusia bahwa pasukan Iran telah membunuh ribuan orang.
Namun, Trump kini menahan diri untuk melakukan intervensi setelah mengatakan pada Rabu lalu bahwa ia mendapat informasi bahwa pembunuhan telah berhenti.
Trump juga menolak pernyataan para pemimpin Teluk pada hari Kamis bahwa Arab Saudi, Qatar dan Oman memimpin upaya untuk membujuknya agar membatalkan serangan terhadap Iran.
Dikutip AFPTrump bersikeras bahwa keputusan itu dipengaruhi oleh tindakan Iran sendiri.
“Tidak ada yang meyakinkan saya, saya meyakinkan diri saya sendiri,” kata Trump kepada wartawan pada hari Jumat, ketika dia meninggalkan Gedung Putih menuju Florida pada akhir pekan.
“Mereka (Iran) tidak membunuh siapa pun. Mereka membatalkan hukuman gantung. Itu berdampak besar.”
Iran masih menghadapi demonstrasi berdarah besar-besaran yang terus meluas sejak 28 Desember.
Para pengunjuk rasa turun ke jalan untuk memprotes krisis ekonomi yang semakin parah dan akhirnya menuntut Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mundur.
Sejumlah lembaga pemantau hak asasi manusia Iran melaporkan jumlah korban tewas dalam demonstrasi tersebut bahkan mencapai lebih dari 5 ribu orang dan pemerintah Iran masih berusaha menenangkan protes tersebut dengan memblokir internet di seluruh negeri.
Namun jumlah korban meninggal belum bisa dipastikan dan masih simpang siur karena sulitnya akses komunikasi akibat pemblokiran internet dan saluran komunikasi lainnya.
(rds)

