Jakarta, Pahami.id –
Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya terhadap praktik keuangan Universitas Harvard dan kemampuan akademik beberapa siswa asingnya dalam menandatangani perintah eksekutif pada hari Jumat (5/23).
Trump mempertanyakan mengapa negara itu membayar miliaran dolar kepada Harvard, yang sudah memiliki dana permanen US $ 52 miliar, dan menyarankan agar lembaga Ivy League mengubah jalan.







:quality(80)/https://asset.kgnewsroom.com/photo/pre/2024/11/14/b63952f1-832e-4632-bf1b-a6d12acdc614_jpg.jpg)