Jakarta, Pahami.id —
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan memerintahkan Komando Operasi Khusus Gabungan (JSOC) untuk menyusun rencana invasi Tanah penggembalaan.
media Inggris Surat Harian pada Minggu (11/1) diberitakan, Trump saat ini sedang bernafsu merebut Greenland setelah berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Menurut sumber yang berbicara Surat HarianTrump ingin segera menguasai Greenland sebelum Rusia dan Tiongkok bertindak.
Namun, para pejabat militer dilaporkan menentang keinginan Trump. Pasalnya, rencana invasi Greenland adalah ilegal dan tidak akan didukung Kongres.
“Mereka sudah berusaha mengalihkan perhatian Trump dengan membicarakan langkah-langkah yang tidak terlalu kontroversial, seperti mencegat kapal ‘hantu’ Rusia, jaringan rahasia ratusan kapal yang dioperasikan Moskow untuk melewati sanksi Barat, atau melancarkan serangan terhadap Iran,” kata salah satu sumber yang dikutip dari CNN. Surat Harian.
Sementara itu, beberapa diplomat mengatakan kepada Daily Mail bahwa skenario Trump merebut Greenland tampaknya dilakukan untuk memfasilitasi rencana Trump menarik AS keluar dari NATO.
Beberapa pejabat Eropa menduga tujuan sebenarnya Trump adalah menghancurkan NATO.
“Beberapa pejabat Eropa menduga ini adalah tujuan sebenarnya dari faksi garis keras MAGA yang mendukung Trump. Karena Kongres tidak mengizinkan Trump meninggalkan NATO, pendudukan Greenland dapat memaksa Eropa untuk meninggalkan NATO,” kata seorang diplomat.
“Jika Trump ingin mengakhiri NATO, ini mungkin cara termudah untuk melakukannya,” katanya.
Trump baru-baru ini menegaskan kembali minatnya untuk memiliki Greenland. Hal itu diungkapkannya setelah berhasil menangkap Maduro pada 3 Januari.
Bagi Trump, kendali atas pulau terbesar di dunia sangat penting bagi kepentingan dan keamanan nasional AS.
Negara-negara Eropa mengecam pernyataan Trump dan memperingatkan bahwa jika AS benar-benar menyentuh Greenland, kerja sama NATO akan berakhir.
Sementara itu, para pemimpin politik Greenland bersikeras bahwa mereka tidak ingin hal ini menjadi pertarungan bagi kedua belah pihak, seperti dilansir Agensi Anadolu.
(blq/baca)

