Berita Trump: PBB Tidak Berguna

by
Berita Trump: PBB Tidak Berguna


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai badan yang tidak berguna.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (20/1), Trump mengatakan peran PBB bisa digantikan oleh Dewan Perdamaian yang dibentuk dengan tujuan awal mengawasi Jalur Gaza pasca perang.


“Itu mungkin saja terjadi,” kata Trump ketika ditanya apakah dia ingin Dewan Perdamaian menggantikan PBB.

“PBB tidak terlalu berguna. Saya adalah pendukung kuat PBB tetapi badan tersebut tidak pernah mencapai potensi penuhnya,” kata Trump seperti dikutip Reuters.

Pada tanggal 15 Januari, Trump secara resmi membentuk Dewan Perdamaian yang akan mengawasi pemerintahan di Gaza setelah perang. Dia akan memimpin dewan tersebut, dengan mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair menjadi salah satu anggotanya.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan menantu Trump Jared Kushner juga merupakan anggota badan pemantau tersebut.

Anggota lainnya termasuk Marc Rowan, CEO Apollo Global Management; Presiden Grup Bank Dunia Ajay Banga; dan wakil penasihat keamanan nasional AS Robert Gabriel.

Para pengamat internasional telah memperingatkan bahwa Dewan Perdamaian dapat melemahkan kerja PBB dalam menangani permasalahan dunia. Pasalnya, Trump menyebut lembaga ini bisa diperluas untuk menyelesaikan konflik di seluruh dunia.

Banyak pakar dan aktivis hak asasi manusia mengatakan posisi Trump sebagai pengawas seperti struktur kolonial.

Dewan Perdamaian Gaza dibentuk sesuai dengan amanat Dewan Keamanan PBB pada 17 November. Berdasarkan resolusi Dewan Keamanan PBB, Dewan Perdamaian diberi wewenang untuk membentuk Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk membantu mengamankan Gaza dan melatih unit polisi Palestina.

Menurut Gedung Putih, Dewan Perdamaian bertugas mendukung pemerintahan, rekonstruksi dan pemulihan ekonomi Jalur Gaza sesuai dengan 20 poin rencana perdamaian Trump.

(blq/baca)