Berita Trump ‘Ngebet’ Ubah Nama Bandara-Stasiun di AS Pakai Namanya

by
Berita Trump ‘Ngebet’ Ubah Nama Bandara-Stasiun di AS Pakai Namanya


Jakarta, Pahami.id

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump Ia dikabarkan ingin mengganti nama beberapa bandara dan stasiun kereta api agar menggunakan namanya sendiri.

Sejumlah media AS memberitakan bahwa Trump mengusulkan pembukaan kembali dana infrastruktur federal yang dibekukan jika Senat Demokrat bersedia mengganti nama bandara dan stasiun menggunakan kata “Trump”.


Usulan Trump disampaikan oleh beberapa sumber pemerintah yang berbicara kepada CNN dan NBC. Menurut mereka, Senator Chuck Schumer termasuk salah satu pejabat yang diminta mengabulkan keinginan tersebut.

Menurut laporan CNN, Trump mengajukan permintaan ini bulan lalu. Schumer dikabarkan menolak permintaan tersebut. Trump sendiri disebut-sebut sedang mengincar perubahan nama Penn Station di New York dan Bandara Internasional Dulles di Washington.

New York dan New Jersey kini berusaha memulihkan dana federal senilai US$16 miliar yang dibekukan oleh pemerintahan Trump. Dana ini ditujukan untuk pembangunan terowongan yang menghubungkan kedua negara bagian.

Langkah Trump yang mencantumkan namanya pada infrastruktur AS memang agak aneh. Sebab, bangunan dan infrastruktur biasanya diberi nama presiden ketika mereka sudah tidak menjabat lagi atau sudah meninggal. Hal ini dilakukan untuk menghindari politisasi.

Trump sejauh ini telah mencantumkan namanya di beberapa bangunan dan infrastruktur di seluruh dunia.

Pada bulan Desember, dewan pengawas Kennedy Center, sebuah kompleks seni dan monumen untuk menghormati mendiang Presiden John F. Kennedy, memutuskan untuk mengganti nama pusat seni tersebut menjadi “Trump-Kennedy Center”. Anggota dewan ini ditunjuk langsung oleh Trump.

Departemen Keuangan AS telah mengkonfirmasi laporan bahwa pemerintah sedang menyusun rencana untuk memproduksi koin edisi khusus US$1 yang menampilkan wajah Trump. Berdasarkan undang-undang AS, uang tidak boleh menampilkan wajah presiden yang sedang menjabat atau masih hidup.

Anggota parlemen New York Jerry Nadler mengatakan langkah Trump untuk mengganti nama infrastruktur publik adalah “pemerasan.”

Selain menargetkan bandara dan stasiun, Trump juga mendorong pembangunan “Lengkungan Kemerdekaan” yang mirip dengan Arc de Triomphe di Paris dan meluncurkan pembangunan ballroom baru di Gedung Putih, menghancurkan Sayap Timur yang bersejarah.

Trump juga telah meluncurkan situs web pemerintah yang menawarkan obat-obatan dengan harga terjangkau yang disebut “TrumpRx.”

(blq/dna)