Jakarta, Pahami.id —
Donald Trump mengkritik kedua sekutunya, bahasa Spanyol dan Inggris karena tidak membantu Amerika Serikat (AS) menyerang Iran.
Spanyol dan Inggris adalah dua negara yang tidak meminjamkan pangkalan militernya kepada AS untuk menyerang Iran.
Penolakan Spanyol untuk meminjamkan pangkalan di Rota dan Moron de la Fontera membuat Trump kesal. Presiden AS menyebut Spanyol sebagai pecundang.
“Kami punya banyak pemenang, tapi Spanyol kalah, dan Inggris sangat mengecewakan,” kata Trump dalam wawancara telepon yang dikutip dari Reuters Memo.
Kritik Trump terhadap Spanyol tidak berhenti sampai di situ. Presiden berusia 79 tahun itu juga ‘menguliti’ urusan pribadi Spanyol. Trump juga menyebut Spanyol satu-satunya negara yang memusuhi NATO.
“Mereka tidak membayar iuran mereka, mereka satu-satunya yang memilih untuk tidak membayar 5 persen (dari PDB negara untuk pertahanan), dan mereka sangat bermusuhan dengan semua orang,” kata Trump.
“Bukan pemain tim, dan kami tidak akan menjadi pemain tim bersama Spanyol,” tambah Trump.
Selain Spanyol, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer disinyalir disebut pecundang oleh Trump melalui percakapan pribadi. Di mata Trump, Starmer tidak seperti perwira militer Inggris Winston Churchill, dan menuduhnya merusak hubungan internasional.
“Ya, dia bukan Winston Churchill, izinkan saya mengatakan itu,” kata Trump, menurut New York Post.
Kekesalan Trump terhadap Starmer adalah Inggris tidak mengizinkan AS menggunakan pangkalan militernya untuk mengebom Iran.
Pada Kamis (5/3), Starter mengatakan solusi terbaik atas perang AS-Israel dengan Iran adalah bernegosiasi dengan Iran untuk tidak mengembangkan energi nuklir. Menurut Trump, Inggris harus membantu AS tanpa ragu-ragu.
“Kinerjanya sangat mengecewakan, mengingat serangan besar-besaran kami terhadap negara yang bermusuhan,” kata Trump.
“Dia seharusnya memberi kita, tanpa pertanyaan atau keraguan, suatu hal sebagai landasan yang bisa kita gunakan sisanya.”
Trump mengaku berteman dengan Starmer. Hanya saja dia marah jika Inggris tidak mau bekerja sama dengan AS.
“Saya sangat terkejut dengan Keir. Sangat kecewa. Saya cocok dengannya. Tapi dia, terkadang dia tidak melakukan hal-hal yang seharusnya dia lakukan,” kata Trump.
(sr.)

