Berita Terungkap 2 Alasan Israel Mendadak Akui Somaliland sebagai Negara

by
Berita Terungkap 2 Alasan Israel Mendadak Akui Somaliland sebagai Negara


Jakarta, Pahami.id

Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud buka-bukaan soal dugaan alasan Israel ingin mengakui wilayah tersebut Somalia sebagai negara yang merdeka.

Langkah Israel yang tiba-tiba mengakui wilayah kecil di Afrika sebagai negara berdaulat kemungkinan besar bukan tanpa alasan dan keuntungan bagi Tel Aviv.


Mengutip laporan intelijen, Mohamud mengklaim bahwa Somaliland telah setuju untuk memukimkan kembali warga Palestina dengan imbalan pengakuan dari Israel.

Dikutip oleh kantor berita Agensi Anadolu, Tak hanya itu, Somaliland juga setuju menjadi tuan rumah pangkalan militer Israel.

Sementara itu, dalam wawancara eksklusif baru-baru ini dengan Al Jazeera, Mohamud juga menilai pengakuan Tel Aviv atas Somaliland “sangat tidak terduga dan aneh.”

Mohamud menilai langkah Israel itu terjadi “tiba-tiba” dan menjadikan Israel sebagai negara pertama sejak 1991 yang mengakui wilayah tersebut sebagai negara merdeka.

Somaliland, yang mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada tahun 1991, telah beroperasi sebagai wilayah dengan pemerintahan sendiri. secara de facto tanpa pengakuan internasional.

Hal ini menyusul kegagalan pemerintah pusat di Mogadishu untuk memulihkan kendali.

Pemerintah Somalia menolak klaim kemerdekaan Somaliland, mengingat wilayah tersebut sebagai bagian dari negaranya dan memandang keterlibatan langsung di wilayah tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan nasional.

“Kami telah berupaya menyatukan kembali negara ini secara damai,” kata Mohamud

Dia juga mengatakan bahwa Somaliland telah setuju untuk bergabung dengan Perjanjian Abraham, yang ditandatangani pada tahun 2020 antara Israel dan Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan dan Maroko untuk menormalisasi hubungan.

Menurut Mohamud, Israel berusaha menguasai jalur perairan strategis seperti Laut Merah, Teluk Persia, dan Teluk Aden. Katanya, pengakuan Israel terhadap Somaliland hanya melegitimasi rahasia keberadaan yang sebelumnya ada di wilayah tersebut.

Mohamud percaya bahwa Israel tidak hanya berada di kawasan perdamaian. Menurutnya, Israel berupaya mendekati wilayah separatis tersebut dalam upaya memindahkan warga Palestina ke Somalia secara paksa.

Reaksi global terhadap pengakuan Tel Aviv atas Somaliland terus meningkat, dengan banyak negara mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman terhadap stabilitas regional.

Pada hari Senin, negara-negara anggota Dewan Keamanan PBB menyuarakan keprihatinannya pada pertemuan darurat, dengan mengatakan bahwa langkah tersebut tampaknya bertujuan untuk mengevakuasi warga Palestina dari Gaza.

Hampir seluruh anggota Dewan Keamanan mengutuk pengakuan Israel, sementara Amerika Serikat tidak ikut mengutuk, dengan menyatakan bahwa posisinya terhadap wilayah separatis tidak berubah.

(rds)