Berita Target 1,4 Hektar Hutan Adat 4 Tahun

by
Berita Target 1,4 Hektar Hutan Adat 4 Tahun


Jakarta, Pahami.id

Menteri Kehutanan (Menteri Kehutanan) Raja Juli Antoni mengatakan pemerintah terus memperluas akses perhutanan sosial, termasuk mempercepat pengakuan hutan adat. Dia menargetkan 1,4 hektare hutan adat dalam empat tahun.

“Kami terus berkomitmen untuk terus meningkatkan akses perhutanan sosial, jumlahnya 8,3 juta, hutan adat akan kita terapkan lebih banyak, saya komitmen berikan 1,4 juta dalam 4 tahun ke depan, sekarang sudah 360 ribu,” kata Raja Juli dalam keterangannya, Kamis (19/2).

“Kita sudah punya peta jalan untuk melaksanakan 1,4 juta hektar itu. Insya Allah kalau kita punya sumber daya manusia yang cukup, sumber daya keuangan yang cukup, maka hutan adat ini akan kita alokasikan lebih banyak lagi kepada masyarakat,” lanjutnya.


Hal ini disampaikan pada pembukaan lokakarya ‘Bergerak dari Situs: Penyemaian Perhutanan Sosial Inklusif untuk Hutan Lestari dan Komunitas Sejahtera’ di Menara Peninsula, Jakarta. Upacara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Rut Kruger Giverin.

Menurut Raja Juli, perhutanan sosial merupakan salah satu cara efektif dalam mengentaskan kemiskinan. Khususnya bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Raja Juli mengatakan perhutanan sosial merupakan strategi pemerintah untuk menciptakan hutan lestari selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan, keberhasilan menjaga hutan sangat ditentukan oleh keterlibatan masyarakat.

“Peran masyarakat tidak ada duanya dalam menjaga hutan. Pembelajaran dari berbagai penjuru dunia menunjukkan sekali lagi bahwa yang berhasil menjaga hutan adalah negara yang mampu bekerja sama dengan masyarakat sehingga hutan tidak jauh dari masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Raja Juli juga menyampaikan bahwa pendekatan inklusif berarti masyarakat tidak lagi ditempatkan sebagai pihak yang dijauhkan dari hutan. Melainkan sebagai mitra utama negara.

“Masyarakat bisa memanfaatkan hutan sebagai mata pencaharian, namun di saat yang sama juga mempunyai komitmen untuk terus menjaga hutan secara lestari,” ujarnya.

(des/dal)