Berita Syarat Negosiasi, Iran Minta AS Kembalikan Aset Rp416 Triliun

by
Berita Syarat Negosiasi, Iran Minta AS Kembalikan Aset Rp416 Triliun


Jakarta, Pahami.id

Iran meminta Amerika Serikat mengembalikan aset senilai US$24 miliar atau setara Rp. 416 triliun yang telah dibekukan Washington ke Teheran.

Tuntutan ini merupakan salah satu dari beberapa poin dalam proposal perundingan damai yang disampaikan Teheran kepada AS.


Para perunding Iran akan mendesak Washington untuk mengembalikan aset-aset yang dibekukan.

Laporan dari kantor berita Iran Tasnim muncul ketika delegasi tingkat tinggi Iran berada di Qatar. Teheran mengatakan pihaknya sedang menyelesaikan kerangka 14 poin kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan udara AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

“Aset Iran yang dibekukan akan dilepaskan selama proses negosiasi, dan jumlah ini diperkirakan mencapai 24 miliar dolar AS sesuai dengan 14 poin nota kesepahaman,” menurut laporan eksklusif. Tasnim dari sumber anonim yang dekat dengan tim perunding, dikutip dari AFP.

Sekitar setengah dari jumlah itu “harus tersedia pada awal pengumuman nota kesepahaman,” tambahnya.

Perunding utama Iran, Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf bersama dengan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi dan Gubernur Bank Sentral Abdolnaser Hemmati tiba di Qatar pada hari Senin untuk mengadakan pembicaraan dengan pihak AS.

Pada hari Selasa, Tasnim melaporkan bahwa kunjungan Ghalibaf ke Qatar “bertujuan untuk mencapai pemahaman mengenai implementasi tuntutan dan metode Iran untuk mengakses US$12 miliar pada tahap pertama,” dan beberapa isu lainnya.

Tidak ada angka resmi mengenai jumlah total aset Iran yang dibekukan di luar negeri, meskipun media Iran baru-baru ini memperkirakan jumlahnya antara US$100 miliar (Rp 1,735 triliun) hingga US$123 miliar (Rp 2,134 triliun).

(membaca)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google