Jakarta, Pahami.id —
Samir Puri, dosen Departemen Studi Perang di King’s College London (KCL) mengatakan demikian Amerika Serikat (AS) berusaha melemahkan Iran atas kendalinya atas Selat Hormuz.
Iran diketahui memiliki kendali utama atas pengiriman minyak dan kapal tanker LNG di Selat Hormuz. Sejauh ini, kapal tanker yang masuk dan keluar Selat Hormuz telah mendapat izin dari Iran.
“Ada upaya nyata AS untuk mencoba menunjukkan bahwa klaim Iran menguasai Selat Hormuz tidak berkelanjutan,” kata Puri kepada Al Jazeera dikutip Kamis (28/5).
Menurut Puri, sejauh ini AS bersikeras menghilangkan pengaruh Iran di Selat tersebut.
“Pengaruh selalu menjadi ‘mata uang’ yang digunakan dalam negosiasi,” tambahnya, sambil mengatakan bahwa penting untuk melihat pihak mana yang menghasilkan “pengaruh yang cukup untuk menekan pihak lain agar menerima persyaratan AS.”
Namun, upaya AS belum membuahkan hasil meskipun ada negosiasi baru-baru ini.
Terbaru, kedua negara masih panas dan saling menyerang pada Kamis pagi. Situasi ini kembali mengguncang pelayaran komersial di Selat Hormuz dan kembali menaikkan harga minyak. Kemarin, harga minyak mentah turun 5 persen setelah pemerintah Amerika Serikat membuka peluang diplomasi lebih besar dengan Iran.
“Solusinya mungkin lebih buruk daripada pengobatannya. Jika aksi militer saling balas terus berlanjut saat Iran dan AS bersaing menguasai Selat Hormuz, maka hal itu sendiri membahayakan kapal tanker yang lewat,” kata Puri.
Sekadar informasi, setelah AS menyerang fasilitas rudal dan drone Iran, Iran membalas.
Pengawal Revolusi Iran mengatakan pangkalan udara AS menjadi sasaran utama militer Iran dalam serangan balas dendam pada Kamis (28/5), menurut stasiun televisi pemerintah Iran IRIB.
“Menyusul invasi pagi ini oleh pasukan AS yang menyerang sebuah lokasi di pinggiran Bandara Bandar Abbas dengan menggunakan rudal udara, pangkalan udara Amerika yang menjadi sumber serangan menjadi sasaran pada pukul 04.50 pagi (0120 GMT),” Garda Revolusi mengutip pernyataan IRIB. AFPKamis (28/5).
(tim/mikrofon)
Menambahkan
sebagai pilihan
sumber di Google

