Jakarta, Pahami.id —
Arab Saudi akan menyiarkan khotbah Wukuf di Arafat dalam 35 bahasa sepanjang musim ini Haji 2026 ini.
Presiden Urusan Agama Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Abdulrahman Al Sudais mengatakan, inisiatif ini bertujuan untuk mendekati umat Islam di seluruh dunia yang tidak bisa berbahasa Arab.
Al Sudais ingin jamaahnya mampu memahami dan memaknai pesan spiritual dan kemanusiaan dalam khutbahnya.
Laporan dari Badan Pers Saudi (SPA)proyek penerjemahan ini mencerminkan komitmen Saudi untuk melayani umat Islam dan menyoroti upaya Riyadh untuk meningkatkan layanan bagi jamaah melalui teknologi modern dan platform komunikasi digital.
Presiden telah mengerahkan tim teknis, media, dan penerjemahan yang berdedikasi untuk memastikan khotbah tersebut disiarkan dan menjangkau khalayak global seluas mungkin, dengan standar profesional dan teknis yang tinggi.
Bahasa yang didukung meliputi Inggris, Prancis, Urdu, Turki, Indonesia, Melayu, Persia, Spanyol, Mandarin, Rusia, Bengali, Hindi, Swahili, Somalia, Pashto, Punjabi, Tamil, Filipina, Bosnia, Jerman, Italia, Portugis, Swedia, Uzbek, Tajik, Nepal, Sinhala, Malayalam, Oromo, Tigrinya, Yoruba, Uganda, dan Lituania.
Khutbah Arafah disampaikan pada hari Arafah dalam ibadah haji. Khotbah tahunan ini dianggap sebagai salah satu pidato keagamaan terpenting di dunia Islam dan dihadiri oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia.
Khutbah tahun ini akan disampaikan oleh Imam dan Khatib Masjid Nabawi, Ali bin Abdulrahman Al Hudhaifi.
(blq/rds)
Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google

