Berita Rumah Pilot Korban Penembakan Smart Air Mulai Didatangi Pelayat

by
Berita Rumah Pilot Korban Penembakan Smart Air Mulai Didatangi Pelayat


Tangsel, Pahami.id

Suasana suram menyelimuti rumah Kapten Egon Erawanpilot Udara Cerdas yang tewas dalam insiden penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.

Survei di rumah duka yang berlokasi di Jalan Flamboyan Lestari No 15A Blok G2, Ciputat Timur, Tangsel, Kamis (12/2) sore, sejumlah pelayat mulai berdatangan untuk memberikan doa dan belasungkawa kepada keluarga.

Karangan bunga belasungkawa berjejer di depan rumah. Meski jenazah belum tiba, namun suasananya terharu. Beberapa pelayat terlihat menundukkan kepala, sementara yang lain saling mendukung.


Pihak keluarga masih menunggu jenazah tiba di Jakarta sore harinya.

Direktur Teknik Penerbangan Umum Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Kapten Willy Resoeboen sebelumnya mengatakan, jenazah Kapten Egon dipindahkan dari Koroway Batu ke Timika untuk diautopsi sebelum diterbangkan ke Jakarta.

Jenazah tadi pagi dipindahkan dari Koroway Batu ke Timika, kemudian dilakukan autopsi di Timika. Sekarang dalam perjalanan ke Cengkareng, kata Willy dalam jumpa pers di Bintaro, Kamis.

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, IPI rencananya akan menggelar upacara penghormatan terakhir di Terminal Kargo sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.

Menurut Willy, jenazah Kapten Egon akan segera dibawa ke rumah duka dan rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Sedangkan jenazah co-pilot Kapten Baskoro akan diserahkan terlebih dahulu kepada perusahaan tempat almarhum bekerja sebelum diserahkan kepada keluarganya.

Sebelumnya, Kapten Egon dan co-pilot Kapten Baskoro Adi Anggoro meninggal dunia setelah pesawat Smart Air yang mereka operasikan ditembak jatuh saat mendarat di Bandara Koroway pada Rabu (11/2) sekitar pukul 11.00 WIB.

(Senin/Senin)