Berita Rumah Ambruk Diterjang Air Bah di Bali, Ibu dan Balita Ditemukan Tewas

by
Berita Rumah Ambruk Diterjang Air Bah di Bali, Ibu dan Balita Ditemukan Tewas


Jakarta, Pahami.id

Jenazah ibu dan anak yang tersapu air banjir di Banjar Kuwum Ankak, Tabanan, ditemukan tim SAR gabungan pada Kamis (22/1).

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan, tim koalisi pertama kali berhasil menemukan jenazah Audrey Natania Banafanu (2), di Pantai Batu Belig, Kuta Utara, sekitar pukul 07.00 Wita.

Sementara jenazah ibunya, Yuliana Da Costa Makun (28), ditemukan di bantaran sungai yang terletak di Tukad Yeh Ge, Abianwatung, pada pukul 14.00 WITA.


Dengan ditemukannya kedua korban tersebut, maka proses pencarian dan penyisiran resmi dihentikan, ujarnya melalui keterangan tertulis.

Putu menjelaskan, jenazah anak korban berhasil dipindahkan setelah mendapat informasi terkait ditemukannya bayi perempuan yang terdampar di Pantai Batu Belig.

Dia menjelaskan, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Sanglah, Denpasar, untuk diidentifikasi. Hasilnya, kata dia, jenazah dipastikan sama dengan korban yang sebelumnya dikabarkan hanyut bersama ibunya akibat banjir dan arus sungai.

“Pihak keluarga menyatakan ikhlas menerima tragedi tersebut dan mengajukan permohonan untuk tidak melakukan otopsi terhadap jenazah bayi tersebut,” jelasnya.

Sementara untuk pencarian, Yuliana dibagi menjadi dua tim yang menyisir sungai dari titik awal hingga muara. Setelah itu, jenazah seorang perempuan ditemukan di Sungai Yeh G dan langsung dipindahkan ke RS Singgasana Nyitdah Tabanan untuk diperiksa bersama keluarga korban.

“Setelah diperlihatkan kepada pihak keluarga, diduga kuat jenazah tersebut adalah ibu dari bayi yang ditemukan tadi,” kata Putu.

Putu mengatakan, saat ini proses pencarian dan penyisiran resmi dinyatakan selesai. Sedangkan jenazah bayi dirawat di RS Sanglah, Denpasar, dan jenazah ibu ke RS Singgasana Nyitdah, Tabanan, untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

Dan pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan, dedikasi dan kerja keras tim bersama dalam mencari lokasi jenazah ibu dan anak tersebut, kata Putu.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh salah satu warga yang sedang mencari makanan hewani di tepian Sungai Yeh Ge, di Banjar Koripan Kaja, Kampung Abian Tuwung, Kecamatan Kediri.

Korban hanyut sejauh 6,9 kilometer dari lokasi kejadian, kata Sidakarya, Kamis (22/1) siang.

Tim SAR gabungan pertama kali memindahkan bayi korban berusia 1,5 tahun di Pantai Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada Kamis pagi.

Korban anak ditemukan oleh seorang pengunjung yang sedang beraktivitas di kawasan Pantai Batu Belig.

Sebelumnya, sebuah rumah kontrakan di Banjar Kuwum Ankak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Tabanan, Bali, dilanda banjir akibat meluapnya saluran irigasi Subak Jemanik, Rabu (21/1/2026).

Peristiwa ini mengakibatkan hilangnya Juliana Dacosta Makun dan anak bungsunya yang berusia 2 tahun, Audri Natania Banafanu.

(fra/tfq/kdf/fra)