Berita Profil Negara Tahiti-Togo, Tempat Ribuan Motor Ilegal Asal RI Dijual

by
Berita Profil Negara Tahiti-Togo, Tempat Ribuan Motor Ilegal Asal RI Dijual


Jakarta, Pahami.id

Tahiti dan Ke sana menjadi fokus setelah sindikat dealer sepeda motor ilegal menjual ribuan kendaraan ke negara tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanudin mengatakan, kendaraan tersebut dijual dalam kondisi utuh dan ada pula yang dibongkar untuk memudahkan pengiriman dan kamuflase.


Jumlah kendaraan sitaan yang terjual sepanjang masa penjualan yang dilakukan tersangka sejak tahun 2022 adalah sekitar 99 ribu kendaraan bermotor roda dua, kata Iman dalam konferensi pers, Senin (11/5).

Iman mengatakan, kejahatan tersebut telah merugikan perekonomian negara hingga sekitar Rp177 miliar. Angka tersebut berasal dari pembayaran pajak yang seharusnya diterima pemerintah dari penjualan kendaraan tersebut.

Dimana Tahiti dan Togo?

Tahiti

Tahiti merupakan sebuah wilayah di kawasan Pasifik Selatan. Namun pulau ini bukanlah sebuah negara merdeka, melainkan bagian dari negara Perancis bernama Polinesia Perancis.

Pulau ini memiliki luas 1.043 km persegi, mencakup hampir sepertiga total luas daratan Polinesia Prancis.

Salah satu desa di pulau ini juga menjadi fokus Olimpiade Paris 2024. Saat itu, Desa Teahupo’o di Tahiti menjadi arena selancar ajang olahraga paling bergengsi tersebut.

Menurut tradisi, penduduk asli Tahiti adalah orang Polinesia yang berasal dari salah satu pulau lain, Raiatea, yang dikenal sebagai pusat penyebaran kebudayaan Polinesia. Di Tahiti, mereka mengembangkan distrik politik, yang terkait erat dengan sistem pangkat dan kekuasaan bertingkat berdasarkan keluarga besar di sekitar setiap kuil.

Kepala klan tinggi (arii nui) mempunyai kekuasaan yang besar, didukung oleh sanksi okultisme dan pendeta. Namun, hubungan mereka dengan pemimpin klan dan rakyat jelata bersifat timbal balik.

Komunitas ini kemudian menghilang karena pengaruh Eropa, perkawinan campuran, dan kebijakan asimilasi Prancis, katanya Inggris.

Ke sana

Berbeda dengan Tahiti, Togo adalah sebuah negara di Afrika Barat.

Sebelum menjadi negara berdaulat, Togo merupakan bagian dari protektorat Jerman pada tahun 1884 yang disebut Togoland. Kemudian pada tahun 1914, pasukan Inggris dan Perancis menduduki wilayah tersebut.

Kemudian pada tahun 1922, Liga Bangsa-Bangsa menyerahkan Togoland bagian timur ke Perancis dan bagian barat ke Inggris. Sekitar dua dekade kemudian, Inggris dan Perancis menempatkan wilayah tersebut di bawah pengawasan PBB.

Kemudian pada tahun 1956, Togoland Britania menjadi bagian dari Gold Coast dan Togoland Perancis menjadi republik otonom dalam Uni Perancis.

Kemudian pada tahun 1960, Togo memperoleh kemerdekaan dari Perancis. Penduduk Togo terdiri dari sekitar 30 kelompok etnis, banyak di antaranya adalah imigran dari wilayah lain di Afrika Barat, kata laporan tersebut. Inggris.

Kelompok masyarakat adat Togo tinggal di utara dan barat daya. Penduduk di utara termasuk masyarakat berbahasa Gur seperti Gurma, Natimba, Dye, dan Konkomba; Tamberma; Basari; moba; Losso (Naudem); Kabre dan Logba; dan Lamba (Namba); beberapa kelompok bahasa Atlantik dan Kebu.

Di sebelah barat daya, masyarakat adat Kwa yang juga termasuk dalam kelompok Togo tengah adalah Kposo (Akposso), Adele, dan Ahlo.

Hampir seluruh penduduk negara ini beragama Kristen, tetapi ada juga yang beragama Katolik Roma.

(isa/bac)


Menambahkan

sebagai pilihan
sumber di Google