Berita Polri Percepat Distribusi Bantuan Bencana Sumatera Utara lewat Airdrop

by
Berita Polri Percepat Distribusi Bantuan Bencana Sumatera Utara lewat Airdrop


Jakarta, Pahami.id

Polri kembali melakukan percepatan penanggulangan bencana di Sumut dengan menyalurkan bantuan logistik melalui udara dengan menggunakan helikopter pada Minggu (30/11).

Langkah ini diambil menyusul terisolirnya beberapa wilayah akibat banjir besar yang melanda beberapa hari terakhir. Melalui helikopter, petugas menjatuhkan makanan siap saji, air bersih, selimut, obat-obatan, dan perbekalan darurat lainnya kepada warga yang telah diisolasi selama beberapa hari.

Tiga lokasi mendapat bantuan udara, yakni Desa Pagaran Lambung di Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, serta Desa Naga Timbul dan Desa Nauli di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Hingga saat ini ketiganya belum bisa dijangkau melalui jalur darat karena terputusnya akses.


Upaya ini merupakan kelanjutan dari operasi induk mendorong bantuan logistik yang dilakukan Mabes Polri sehari sebelumnya, Sabtu (29/11) dari Mapolres Pondok Cabe.

Saat itu, Polri mengerahkan kekuatan udara dan logistik untuk membantu daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fasilitas udara tersedia untuk memastikan percepatan distribusi ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Kapolri Waastamaops Irjen Pol Laksana menegaskan, Polri bergerak cepat sebagai wujud kehadiran nasional dalam situasi darurat.

Dikatakannya, Irjen Pol telah memerintahkan seluruh jajaran untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, mulai dari bahan pangan, alat komunikasi, genset, hingga SAR dan alat kesehatan.

Pengiriman akan dilakukan secara bertahap, baik dari Mabes Polri maupun dari Polda yang tidak terdampak, ujarnya.

Seorang warga Desa Pagaran Lambung mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima kiriman bantuan tersebut.

“Kami terputus sejak banjir besar. Bantuan yang dijatuhkan dari helikopter ini benar-benar menyelamatkan kami,” ujarnya sambil berlinang air mata.

Polri menegaskan, pendistribusian akan terus dilakukan, baik melalui udara maupun jalur alternatif lainnya, hingga seluruh wilayah terdampak mendapat bantuan secara merata.

Selain masyarakat, sebagian bantuan juga ditujukan untuk memperkuat operasi polisi di lapangan yang berjuang membantu evakuasi dan penanganan bencana.

(INH)