Berita PM Polandia Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran

by
Berita PM Polandia Desak Warganya Segera Tinggalkan Iran


Jakarta, Pahami.id

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk meminta rakyatnya segera pergi Irandi tengah rencana serangan militer AS yang dikatakan akan dilancarkan terhadap Iran “dalam waktu dekat”.

Perintah evakuasi dinilai mendesak karena risiko konflik yang sangat nyata dalam beberapa jam ke depan.


“Semua yang masih berada di Iran harus segera pergi, dan dalam keadaan apa pun tidak boleh ada orang yang merencanakan perjalanan ke negara itu,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip AFP.

“Kemungkinan terjadinya konflik kekerasan sangat nyata, dan dalam beberapa jam, puluhan atau puluhan jam ke depan, evakuasi mungkin tidak lagi menjadi pilihan,” tambahnya.

Ini adalah kali kedua dalam beberapa bulan terakhir pemerintah Polandia meminta warganya meninggalkan negaranya.

AS telah menempatkan kapal perang, pesawat tempur, dan pesawat pengisian bahan bakar di dekat Iran sebagai persiapan untuk kemungkinan operasi militer, jika diperintahkan oleh Trump.

Serangan AS terhadap Iran dilaporkan paling cepat dilancarkan pada akhir pekan ini. Sejumlah sumber yang mengetahui rencana tersebut mengatakan kepada CNN bahwa Gedung Putih telah diberi pengarahan mengenai masalah tersebut, namun belum ada “lampu hijau” dari Trump.

“Dia menghabiskan banyak waktu memikirkan hal ini,” kata seorang sumber.

Menurut laporan CBS akhir pekan lalu, rencana penyerangan ini muncul setelah armada militer AS berkumpul di Timur Tengah sejak Januari.

Kehadiran armada tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan kekerasan Iran terhadap pengunjuk rasa dan menekan Teheran agar segera mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya.

CNN melaporkan, ketegangan antara AS dan Iran meningkat sejak demonstrasi massal di Teheran pada 28 Desember yang menewaskan ribuan orang.

Pada awalnya, AS menggunakan demonstrasi di Iran sebagai alasan untuk mengerahkan kapal induknya ke Timur Tengah, namun kemudian fokus alasannya beralih ke program nuklir Iran.

(rnp/dna)