Berita PM Pakistan Ultimatum Afghanistan usai Islamabad Deklarasi Perang

by
Berita PM Pakistan Ultimatum Afghanistan usai Islamabad Deklarasi Perang


Jakarta, Pahami.id

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan angkatan bersenjata negaranya mampu “menghancurkan” siapa pun yang bertindak agresif setelah Islamabad menyatakan perang terhadap Afganistan.

“Pasukan kami memiliki kemampuan penuh untuk menghancurkan ambisi agresif apa pun,” kata Sharif, seperti dikutip di situs resmi pemerintah X Pakistan.


“Seluruh negara berdiri bahu membahu dengan angkatan bersenjata Pakistan,” katanya seperti dikutip AFP.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif juga menyatakan perang terhadap pemerintah Taliban Afghanistan melalui siaran di X.

“Kesabaran kami sudah habis. Sekarang terbuka perang antara kami dan Anda,” kata Asif, Jumat.

[Gambas:Video CNN]

Pengumuman ini disampaikan setelah Pakistan melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Afghanistan, termasuk ibu kota Kabul, pada Jumat (27/2) dini hari.

Serangan itu menewaskan 133 pejuang Afghanistan dan melukai lebih dari 200 orang, klaim militer Pakistan.

“Pasukan rezim Taliban menerima pembalasan di sektor Chitral, Khyber, Mohmand, Kurram dan Bajaur,” kata Kementerian Informasi Pakistan dalam sebuah pernyataan. CNN.

Serangan Pakistan dilancarkan setelah Afghanistan menyerang pangkalan militer Pakistan di sepanjang Jalur Durand pada Kamis malam (26/2).

Afghanistan mengklaim serangan itu merupakan respons terhadap konflik perbatasan akhir pekan lalu yang menewaskan sedikitnya 18 orang di Afghanistan.

“Sebagai respons terhadap provokasi dan pelanggaran yang berulang kali dilakukan oleh tentara Pakistan, operasi ofensif besar-besaran telah dilancarkan terhadap posisi dan instalasi militer Pakistan di sepanjang Jalur Durand,” kata juru bicara pemerintah Taliban Afghanistan Zabihullah Mujahid dalam catatan di X, seperti dikutip Al Jazeera.

Menurut tentara Afghanistan, 55 tentara Pakistan tewas dan 19 pos militer Pakistan direbut dalam serangan hari Kamis. Sedangkan menurut tentara Pakistan, hanya dua anggotanya yang tewas dan tiga anggota lainnya luka-luka.

(rds)