Jakarta, Pahami.id —
Presiden Prabu Subianto menyampaikan pesan jelang Ramadhan saat menjadi pembicara pada acara pengukuhan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Masjid Istiqlal, Jakarta, hari ini, Sabtu (7/2).
Sepanjang pidatonya pada upacara tersebut, semangat persatuan terus digaungkan oleh Prabowo. Hal itu pun ia sampaikan saat menyampaikan pesan jelang Ramadhan.
Kita juga ingat, sebentar lagi kita akan memasuki bulan mulia Ramadhan. Mari kita terus bersatu, bertekad, selalu berdoa, semoga dalam lindungan Tuhan, kata Prabowo.
Indonesia adalah negara mayoritas Muslim. Tahun ini Ramadhan akan tiba pada pertengahan Februari, kemungkinan pada tanggal 18 dan Idul Fitri jatuh antara tanggal 19 atau 20 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berharap agar masyarakat Indonesia “dijauhkan dari perpecahan dan malapetaka.” Ia juga menyarankan agar setiap perbedaan yang timbul diselesaikan melalui musyawarah dan mufakat.
Prabowo kemudian mengatakan, Indonesia kini menjadi contoh bagi dunia sebagai masyarakat Islam yang mengutamakan perdamaian dan kesejukan.
“Kita sekarang menjadi contoh bagi seluruh dunia, Islam yang sejuk, Islam yang tidak mengungkapkan kebencian, Islam yang mengutamakan perdamaian, Islam yang tidak takut menegakkan keadilan,” ujarnya.
Prabowo merasa terhormat bisa hadir dan berkumpul bersama para ulama dan Umaro. Ia lantas menegaskan, persatuan ulama bisa menjadi kekuatan negara.
Ucapan selamat dan harapannya pun ia sampaikan kepada pengurus dan pengurus baru MUI.
Sebelum pelantikan tersebut, tepatnya pada November 2025, MUI menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. Munas menegaskan petahana Anwar Iskandar akan kembali memimpin MUI.
Konferensi Nasional
(fra/isa/fra)

