Berita Perang Iran vs AS-Israel Malah Bikin Musuh AS Satu Ini Untung Besar!

by
Berita Perang Iran vs AS-Israel Malah Bikin Musuh AS Satu Ini Untung Besar!


Jakarta, Pahami.id

Rusia tampaknya mendapat keuntungan besar dari perang yang sedang berlangsung antara sekutu dekatnya, Iran, dan Amerika Serikat selama seminggu terakhir.

Kremlin mengatakan perang di Iran telah memicu peningkatan permintaan produk energi Rusia.


“Kami melihat peningkatan signifikan dalam permintaan sumber daya energi Rusia seiring dengan perang di Iran,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dikutip Jumat (6/3). Al Jazeera.

Pernyataan Peskov muncul sehari setelah Amerika Serikat memberikan keringanan selama 30 hari yang mengizinkan India, sekutu dekat AS, untuk membeli minyak Rusia di tengah perdagangan yang terhambat perang.

Konflik Iran vs AS-Israel juga membuat Selat Hormuz, jalur pelayaran penting perdagangan energi dunia, hampir tertutup seluruhnya.

[Gambas:Video CNN]

Situasi ini telah menyebabkan banyak negara terputus dari sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) global.

Meski demikian, Peskov menegaskan Rusia tetap menjadi pemasok minyak dan gas yang dapat diandalkan, baik melalui pipa maupun dalam bentuk gas alam cair.

Rusia melaporkan minyak mentah Ural ke India dengan mematok harga premium Brent sekitar US$4-US$5 (sekitar Rp 67 ribu-Rp 84 ribu) per barel.

Harga tersebut berlaku untuk pengiriman Maret hingga awal April, menurut tiga sumber yang berbicara dengannya Reuters.

Namun, Peskov menolak mengungkapkan kemungkinan jumlah minyak yang bisa dijual ke India berdasarkan pengecualian AS.

“Dengan demikian, konflik di Selat Hormuz menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi peningkatan pendapatan Rusia dari ekspor energi,” kata Igor Yushkov, analis di Universitas Keuangan, sebuah lembaga pendidikan milik pemerintah Rusia.

(rnp/rds)