Berita Pembunuhan 1 Keluarga di Pahang Malaysia, 5 Orang Tewas

by
Berita Pembunuhan 1 Keluarga di Pahang Malaysia, 5 Orang Tewas


Jakarta, Pahami.id

Sebanyak lima anggota keluarga ditemukan tewas karena dicurigai pembunuhan di sebuah rumah di Pahang, Malaysiapada Selasa (17/2) pagi waktu setempat.

Kapolsek Pahang Yahaya Othman mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.00 di sebuah rumah satu lantai di Lorong Cherating Damai, Kuantan.


Selat Times mengutip laporan kantor berita Bernama melaporkan bahwa korban tewas terdiri dari dua anak perempuan (3 dan 4 tahun), orang tua mereka (32 dan 28 tahun), dan nenek mereka (55).

Berdasarkan pemeriksaan awal, sang ayah diduga membunuh anggota keluarganya menggunakan senjata tajam yang diduga pisau sebelum melakukan bunuh diri.

Polisi menduga tekanan keuangan mungkin menjadi motifnya, dan tersangka dilaporkan tidak memiliki riwayat penyakit mental.

[Gambas:Video CNN]

Diketahui, dia baru kembali tinggal bersama keluarganya pada Januari lalu setelah berhenti dari pekerjaannya di Selangor.

Sekitar seminggu sebelum kejadian, dia dikabarkan memulai pekerjaan baru di Kuantan.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh adik tersangka (15) yang saat kejadian sedang berada di rumah dan langsung mencari pertolongan.

Polisi menemukan jenazah anak-anak dan orang tuanya di kamar tidur, sedangkan nenek ditemukan di dapur, dengan seluruh korban terluka. Investigasi kasus ini masih berlangsung.

Kelima jenazah tersebut dibawa ke RS Tengku Ampuan Afzan sekitar pukul 12.45 WIB untuk dilakukan visum. Sedangkan dua korban diperkirakan akan dimakamkan pada Selasa, sedangkan tiga lainnya pada Rabu (18/2).

Tetangganya, Saripah Jaya (60), menggambarkan keluarga termasuk tersangka sebagai individu yang ramah.

Ia mengatakan, pagi kejadian terjadi hujan deras dan tidak ada keributan maupun suara perkelahian.

Warga lainnya, Tengku Fakri Tengku Aziz (41), mengaku kaget dengan kejadian tersebut. Katanya, dia tidak pernah membayangkan hal seperti itu bisa terjadi.

“Saya tidak mengira hal seperti ini akan terjadi di dekat rumah kami,” katanya, menurut laporan Bernama.

(rnp/rds)