Jakarta, Pahami.id —
Polisi mengungkap, yang menuangkan air itu adalah pelajar air keras melawan tiga murid Seorang lainnya di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat mengaku memilih korban secara asal-asalan.
“(Mereka) tidak (saling kenal). Jadi keterangannya asal-asalan saja,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra kepada wartawan, Senin (9/2).
Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Roby, mereka pun spontan memercik karena takut diserang terlebih dahulu.
“Mereka lihat anak-anak sekolah lain di seberang jalan, terus nanya alasannya. Biasanya kalau takut banget diserang, mereka serang dulu. Pokoknya agresif dulu. Korban sembarangan,” ucapnya.
Namun, kata Roby, pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kata dia, pelaku masih diperiksa intensif oleh penyidik Unit Reskrim PPA Polres Metro Jakarta Pusat.
“Hasil pemeriksaannya belum lengkap, kalau cukup bukti, cukup dua bukti permulaan, kemungkinan masih kita tahan, tapi ini peralatannya diperbanyak, alat pembuktiannya lebih dulu,” ujarnya.
Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi diduga menyiramkan air keras ke seorang pelajar viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Jalan Cempaka Raya, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/2) sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam rekaman video yang beredar dan dilihat pada Minggu (8/2), terlihat tiga siswa berseragam sekolah mengendarai sepeda motor. Mereka berhenti di pinggir jalan sebelum melanjutkan perjalanan.
Tak lama kemudian, saat berpapasan dengan tiga mahasiswa lainnya yang juga mengendarai mobil yang datang dari arah berlawanan, salah satunya terlihat menabrak kendaraan korban.
Pelaku kemudian menuangkan cairan dari botol tersebut ke arah siswa yang lewat. Cairan tersebut mengenai salah satu korban pelajar, sedangkan ketiga pelaku langsung kabur dari lokasi kejadian.
(Des/Senin)

