Berita Pagar Polda DIY Jebol, Massa Solidaritas Affan Terus Berdatangan

by
Berita Pagar Polda DIY Jebol, Massa Solidaritas Affan Terus Berdatangan


Yogyakarta, Pahami.id

Ratusan orang memasuki halaman DIY MAPOLDASleman, Jumat (29/8) sore dan mengadakan tindakan di sana sebagai kesatuan kematian pengemudi Ojol, Affan Kurniawan Ranttive Brimob Rantif di save, pemahaman, Jakarta, Jumat (27/27) malam.

Publik awalnya mengadakan penyatuan di kampus UII MS Tiiro, Kota Yogyakarta pada Jumat sore. Selanjutnya, mereka berbondong -bondong ke markas polisi DIY sekitar 17.00 WIB.

Setelah tiba di Mapolda DIY, tulisan pada nama pola diy rusak. Demikian pula, pagar pintu timur memasuki markas polisi yang rusak.


Mesin ATM di sebelah pintu timur juga hancur, beberapa benda juga terbakar di halaman depan Mapolda. Beberapa perwakilan orator mengundang orang di luar untuk masuk dan menyatakan aspirasi mereka secara damai.

Namun, belum lama ini, letusan kembang api disiarkan ke dinding lobi Mapolda DIY.

Beberapa petugas polisi regional DIY mencoba menenangkan diri, tetapi beberapa orang tidak memberikan ruang untuk diskusi.

Pada 17.59, publik terus tiba dan situasinya tidak kondusif. Api besar di sudut timur Mapolda DIY kemudian menerangi.

Sementara itu, di Surabaya, Jawa Timur, pertempuran besar -aksi persatuan Kurniawan dengan polisi di depan gedung negara bagian Marahadi, Surabaya melanjutkan.

Penyerbangan terjadi di Four Simpang Center for Surabaya Youth. Publik terus melemparkan pihak berwenang dengan batu dan petasan.

Ketika polisi mengerahkan mobil meriam air, Baracuda Rantis. Mereka juga berulang kali menembakkan meriam gas air mata.

Ledakan keras meriam gas air mata terus didengar di Gubernur Suryo Road, Yos Sudarso Road dan Youth Road. Sementara konsentrasi massa dibagi.

Sejumlah petugas seragam juga diduga menangkap beberapa tindakan. Tetapi tidak diketahui seberapa akurat.

Biro Kampanye Hak Asasi Manusia Surabaya (Kanham), Zaldi Maulana, mengatakan ada beberapa tuntutan dalam tindakan ini.

Mendesak Kepala Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk:

1. Hentikan penggunaan kekerasan berlebihan di setiap demonstrasi dan demonstrasi.

2. Kebakaran dan Hukuman Menurut mekanisme kriminal semua polisi yang telah terbukti melakukan kekerasan, yang mengakibatkan kematian Affan Kurniawan

3. Berikan restoran dan rehabilitasi untuk semua korban kekerasan polisi di demonstrasi 25-28 Agustus 2025

4.

5. Berlaku untuk prinsip dan standar hak asasi manusia dalam pelaksanaan tugas kepolisian nasional Indonesia.

(Kum/frd/wis)