Jakarta, Pahami.id —
Sidang isbath dari Kementerian Agama RI sudah menentukan itu awalnya cepat jatuh pada Kamis (19/2) besok.
Beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia juga mendeklarasikan 1 Ramadhan besok. Namun ada juga sejumlah negara yang mulai menjalankan puasa pada hari ini, Rabu (18/1), seperti Arab Saudi.
Selain Arab Saudi, ada juga negara berpenduduk hampir 100 umat Islam, Maladewa, yang juga mulai menjalankan ibadah puasa pada hari ini.
Dalam penelitian bertajuk Divehi as Heu Nubai (Baik versus Buruk) yang dilakukan oleh Muhammad Jamil menjelaskan bahwa Maladewa dihuni oleh sekitar 330.000 orang. Jamil yang merupakan penduduk asli Maladewa ini juga menjelaskan, hampir seluruh masyarakat negara yang sering disebut Maladewa ini sudah memeluk agama Islam.
Sementara Pew Research Center memperkirakan dari 395.921 penduduk Maladewa, 389.586 di antaranya beragama Islam.
Jumlah ini setara dengan 98,4 persen total penduduk Maladewa. Sebab, jumlah penduduk non-Muslim di Maladewa terbilang sedikit, yakni sekitar 6.335 jiwa saja. Laporan RISSC memiliki rata-rata dua angka dan mencapai 99,41 persen.
Dikutip dari halaman Harimaweb.comsebuah situs Islam yang berbasis di Pakistan, menulis “Ramadhan 2026 dimulai pada 17 Februari 2026 dan puasa pertama di Maladewa akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026.”
Halaman ini juga memuat jadwal sahur dan buka puasa di berbagai kota. Waktu ini bervariasi dari kota ke kota karena perbedaan geografis.
Sebagai negara yang penduduknya hampir seluruhnya beragama Islam, bulan Ramadhan menjadi bulan yang paling dinantikan oleh masyarakat Maladewa.
Maladewa juga memiliki tradisi unik Ramadhan yang sering disebut Maahefun, yaitu kebiasaan masyarakat negara tersebut merayakan hari-hari sebelum datangnya bulan Ramadhan.
Makanan tradisional maahefun di Maladewa didasarkan pada bahan-bahan yang paling mudah didapat di zaman kuno. Hidangan ini terutama terdiri dari kelapa, ikan asap dan terasi, madu kelapa, dan berbagai pati alami seperti talas, pandan, dan singkong.
Rasa khas Maladewa seperti jeruk nipis, cabai, dan bawang bombay untuk hidangan gurih, serta gula tebu, pisang, dan air bunga untuk hidangan manis, melengkapi aroma dan bahan lain untuk hidangan ini.
(imf/rds)

