Tanggerang, Pahami.id —
Pimpinan Pusat (PP) muhammadiyah berencana bekerja sama dengan Pendiri dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT), untuk mengoptimalkan pemanfaatan tanah wakaf organisasi agar lebih produktif dan berdampak pada penguatan perekonomian umat.
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan, masih banyak tanah wakaf Muhammadiyah yang belum dikelola secara maksimal. Menurutnya, CT melihat situasi ini sebagai peluang ekonomi yang bisa dikembangkan.
“Karena masih banyak tanah wakaf Muhammadiyah yang belum dikelola dan diproduksi. Sebelumnya Pak CT melihat ini sebagai peluang ekonomi,” kata Anwar kepada wartawan usai Kajian Ramadhan di Universitas Muhammadiyah Tangerang, Banten, Kamis (26/2).
Anwar menilai CT memiliki kapasitas dan pengalaman panjang di dunia usaha untuk membantu Muhammadiyah mengembangkan sektor perekonomian. Ia berharap kerjasama ini dapat menjawab kebutuhan organisasi dalam memaksimalkan aset yang dimiliki.
“Pak CT, sebagai orang yang berpengalaman di dunia usaha tentunya kami sangat berharap beliau dapat berperan dalam membantu apa yang diinginkan oleh Muhammadiyah,” ujarnya.
Dia menjelaskan, tidak semua tanah wakaf bisa digunakan untuk membangun sekolah atau masjid. Oleh karena itu, dipandang perlu untuk memanfaatkan sebagian lahan untuk kegiatan produktif seperti pertanian, peternakan, dan perikanan agar dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.
“Bukan tidak mungkin untuk semua sekolah, bukan tidak mungkin untuk semua masjid. Ada yang perlu dimanfaatkan untuk produktif, untuk pertanian, perikanan, dan peternakan,” kata Anwar yang juga penanggung jawab ekonomi PP Muhammadiyah ini.
Anwar berharap pengelolaan tanah wakaf juga dapat mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah, termasuk menjadi pemasok Unit Pelayanan Gizi Pangan (SPPG).
“Bagaimana jika tanah wakaf itu dikelola agar bisa mencukupi kebutuhan, sehingga harga yang diperoleh SPPG lebih murah dan makanan anak lebih bergizi,” ujarnya.
Ia meyakini kualitas pangan dalam program tersebut masih perlu ditingkatkan agar benar-benar memenuhi standar gizi yang diharapkan.
Sementara itu, Pendiri dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menilai Muhammadiyah memiliki jaringan sekolah dan rumah sakit yang luas sehingga berpotensi menciptakan ekosistem perekonomian yang saling mendukung.
“Muhammadiyah punya jaringan sekolah dan rumah sakit yang luar biasa. Bayangkan jika seluruh kebutuhan operasionalnya dipasok oleh pengusaha muslim kita sendiri. Berapa banyak uang yang bisa kita simpan,” kata CT. (tak berguna)
(dods/rds)

