Berita Momen Perdana Paus Leo XIV Kunjungi Masjid usai Dilantik Jadi Paus

by
Berita Momen Perdana Paus Leo XIV Kunjungi Masjid usai Dilantik Jadi Paus


Jakarta, Pahami.id

Paus Leo XIV akan mengunjungi masjid biru terkenal di Istanbul pada Sabtu (29/11) pagi di hari ketiga kunjungannya Turki.

Kunjungan tersebut menandai pertama kalinya seorang Paus asal Amerika Serikat mengunjungi rumah ibadah umat Islam sejak ia terpilih menjadi Paus menggantikan pendahulunya, Paus Fransiskus, yang dikenal sebagai sosok yang mendorong dialog dengan Islam.


Dengan sikap yang sangat simbolis ini, Paus Leo mengikuti jejak dua pendahulunya, Paus Fransiskus dan Paus Benediktus XVI, yang mengunjungi lokasi tersebut pada tahun 2014 dan 2006.

Namun, Paus Leo tidak mengunjungi Hagia Sophia di dekatnya. Bangunan legendaris abad ke-6 ini didirikan pada masa Kekaisaran Bizantium dan diubah menjadi masjid setelah penaklukan Konstantinopel pada tahun 1453.

Dalam reformasi penting yang diprakarsai oleh otoritas Turki pasca-Utsmaniyah di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Ataturk, Hagia Sophia ditetapkan sebagai museum pada tahun 1935. Lima puluh tahun kemudian, bangunan tersebut ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Namun, pada tahun 2020, Hagia Sophia kembali diubah menjadi masjid, sebuah tindakan yang menuai kecaman internasional, termasuk dari Paus Fransiskus yang mengatakan dia “sangat sedih” dengan keputusan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Kritikus menuduh Presiden Recep Tayyip Erdogan dan partai AKP yang berakar pada Islam mengikis pilar sekuler di negara mayoritas Muslim tersebut.

Sementara itu, dikutip AFPMasjid Biru adalah salah satu tempat wisata utama di Istanbul.

Dengan enam menara yang menjulang tinggi, masjid ini dibangun pada awal abad ke-17 pada masa pemerintahan Sultan Ahmed I, di sebagian kawasan Hippodrome, Arena Balap Kereta yang merupakan pusat kehidupan di Konstantinopel ketika kota ini masih menjadi ibu kota Byzantium.

Usai mengunjungi Masjid Biru, Paus Leo dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin gereja setempat dan menghadiri kebaktian doa singkat di Gereja Patriarkat St. George, sebelum bergabung dengan Patriark Ekumenis Bartholomew I di kediamannya yang terletak di tepi muara Tanduk Emas.

Di sana, kedua pemimpin spiritual tersebut akan menandatangani deklarasi bersama, meski isi dokumen tersebut belum diumumkan ke publik.

Pada hari yang sama, Paus Leo akan memimpin misa di Volkswagen Arena yang diperkirakan akan dihadiri sekitar 4.000 umat.

(RDS)